LANGIT7.ID, Jakarta - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta menyerahkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa dua mesin jahit bagi penyandang disabilitas di Balai Desa Ngadiroyo, Kabupaten Wonogiri.
Administratur KPH Surakarta Hengki Herwanto menyampaikan bahwa Perhutani KPH Surakarta diamanahi tugas pengelolaan dan pengamanan hutan di lima kabupaten. Salah satunya di kabupaten Wonogiri, dengan luas kawasan hutan terbesar yaitu 19.000 hektar lebih atau hampir 60 persen luas wilayah Perhutani KPH Surakarta.
Terkait bantuan TJSL dari Perhutani berupa mesin jahit adalah kegiatan implementasi corporaate social responsibility sebagai wujud tanggung jawap perusahaan kepada masayarakat utk meningkatkan kegiatan ekononi dan kesejahteraan masyarakat, yaitu konsep atau tindakan yang dilakukan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab yang ditujukan untuk lingkungan sekitar.
Baca Juga: Perhutani Gandeng Kejari Sragen Gelar Diskusi Kelola Agroforestry“Harapan kami mesin jahit tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal sehingga dapat membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Hengki dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (27/6/2022).
Sementara, sekretaris desa, Haryoso menuturkan bahwa desa Ngargoyoso merupakan desa yang dekat dengan hutan.
"Oleh karena itu kami mewakili Kepala Desa mengucapkan terima kasih atas pemberian bantuan mesin jahit kepada warganya yang merupakan penderita difabel, sehingga nantinya bisa mengembangkan usahanya dalam menambah pendapatan keluarga," ujar dia.
Baca Juga: Pemerintah Kembangkan Potensi Tanaman Sorgum Sebagai Alternatif Bahan PanganPenerima bantuan mesin jahit, Sudimin dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan bantuan mesin jahit. "Nantinya akan saya gunakan untuk meningkatkan kualitas jahitan supaya usaha kami tambah maju," tuturnya.
Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Administratur KPH Surakarta Hengki Herwanto kepada dua penyandang disabilitas warga desa Ngadiroyo yaitu Reno Parno dan Sudimin.
Dalam kesempatan tersebut dihadiri juga Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Ari Wibowo Sugiarso, Sekretaris Desa Haryoso dan perangkat desa, Kepala Sub Seksi (KSS) Hukum dan Komunikasi Perusahaan Sukatno, KSS Sarana dan Prasarana Nunuk Tri Retnowati, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Gebang Wonogiri Kasino dan masyarakat sekitar hutan.
Baca Juga: Merasakan Sensasi Istirahat di Food Court Masjid Bani Umar(zhd)