LANGIT7.ID, Jakarta -
Ustadz muda ternama di Indonesia, Hanan Attaki, memiliki metode lain dari yang lain dalam berdakwah. Tujuannya untuk merangkul milenial mengenal Islam.
Pendakwah yang memiliki nama lengkap
Tengku Hanan Attaki ini termasuk ustadz muda. Kutipan ceramahnya kerap kali diputar di media sosial dan viral di kalangan generasi muda.
Ustadz muda Hanan Attaki juga tampil dengan gaya berbeda. Bila ustadz kerap memakai peci atau songkok, dia malah memakai topi kupluk. Lalu bukan juga pakaian gamis, Ustadz Hanan mengenakan kaos dibalut jaket atau kemeja flanel.
Baca Juga: 5 Ustadz Muda yang Berdakwah Jangkau Generasi Milenial dan Gen-ZPenceramah kelahiran Aceh, 31 Desember 1981 ini mendirikan gerakan
Pemuda Hijrah yang aktif berdakwah di berbagai komunitas pemuda. Mulai dari anak punk, geng motor, dan berbagai komunitas hobi lainnya.
Sasaran
dakwah ustadz muda gaul ini memang ingin menyasar ke lingkaran paling luar, atau lingkaran ke tiga anak-anak muda.
Menurut Haneen Akira, istri sekaligus manajer Ustadz Hanan Attaki yang sempat berbicara dengan Langit7 beberapa waktu lalu mengatakan,
"Jika lingkaran pertama disebut orang-orang yang suka kajian. Kecintaan akan menuntut ilmu Islamnya tinggi, hadir di undangan kajian manapun dan sering ke masjid," ucap perempuan yang akrab disapa Teh Iin.
![Ustadz Muda Hanan Attaki, Dakwah Gaul untuk Rangkul Milenial]()
"Sudah banyak pendakwah yang menyasar ke sana," imbuhnya.
Baca Juga: Ustadz Hanan Attaki Gagas PesanTrend di Tengah Hutan untuk Pemuda Hijrah"Jika lingkaran kedua adalah orang-orang yang kadang hadir di kajian kalau dekat lokasinya, sesekali juga ke masjid untuk sholat berjamaah walau tidak tiap waktu sholat. Itu juga sudah banyak pendakwah yang menyentuh mereka." tambah Iin.
"Lingkaran ketiga adalah orang-orang yang jarang ke masjid dan jarang ke kajian, lebih suka kumpul-kumpul dan nongkrong dengan teman-temannya sambil mengisi waktu luang. Itulah orang-orang yang ingin kita sasar, untuk mengisi kekosongan dakwah di lingkaran terluar." kata Iin memberi alasan tujuan membidik jamaahnya.
Ustadz Hanan merupakan lulusan Pondok Pesantren Ruhul Islam Banda Aceh pada tahun 2000. Setelah itu dirinya mendapat beasiswa untuk kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dan mengambil jurusan Tafsir Al-Quran fakultas Ushuluddin, dan lulus pada tahun 2004.
(bal)