Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home wirausaha syariah detail berita

Dua Kunci Sukses Jalankan Perniagaan Versi Ustadz Hanan Attaki

mahmuda attar hussein Rabu, 06 Oktober 2021 - 22:00 WIB
Dua Kunci Sukses Jalankan Perniagaan Versi Ustadz Hanan Attaki
Ustadz Hanan Attaki. Foto: YouTube Hanan Attaki
Langit7, Jakarta - Setiap orang menginginkan tawaran investasi untuk kebutuhan perniagaan atau pun perdagangan yang bisa memperoleh keuntungan besar. Ketika datang tawaran tersebut, seseorang sering lupa diri, waktu, dan hanya disibukkan dengan kegiatan duniawi saja.

Padahal, hal itu keliru untuk dilakukan. Ustadz Hanan Attaki mengatakan dikanal Youtubenya, Hanan Attaki, semangat orang ketika mendapatkan tawaran dunia akan melebihi semangatnya untuk mengejar akhirat.

“Maka Allah menawarkan kepada orang beriman yang terbaik daripada itu, yakni dunia dan akhirat. Janji dan tawaran Allah ini yang harus diyakini bahwa ketika menjalankannya kita pasti untung dan tidak mungkin rugi atau pun celaka,” ujarnya.

Baca juga: Peluang Bisnis Menguntungkan dari Budi Daya Lobster Air Tawar

Jika dari api neraka saja selamat, lanjut Hanan, apalagi celaka dan cobaan duniawi. Setidaknya ada dua hal yang dikatakan Allah di surat As-Shaf di ayat 11.

Pertama, adalah keyakinan bahwa dari perniagaan yang dilakukan pasti akan mendapatkan keuntungan dan tidak mungkin rugi. Menurutnya, dengan menjalin perjanjian dengan Allah, tidak ada lagi tijarah yang lebih hebat daripada tijarah dengan Yang Maha Kuasa.

“Ini adalah syarat pertama yang harus dilakukan jika kita ingin bertijarah dengan Allah, yakni keyakinan. Kalau kita masih berpikir akan kerugian ini namanya belum yakin dan orang seperti ini bisa dikatakan tidak berniaga dengan Allah, tapi dia berniaga dengan keraguan dalam diri,” jelasnya.

Kedua, bersungguh-sungguh di jalan Allah. Dalam hal ini berakaitan dengan dakwah, termasuk dakwah pendidikan seperti pesantren, komunitas mengaji, atau pun program dakwah sosial.

Hanan menegaskan, bersungguh-sungguh juga memiliki makna untuk terlibat di dalam agama Allah. Sehingga ketika agama Allah eksis di bumi maka akan menjadi rahmat dan kebaikan bagi keberlangsungan ummat manusia, bahkan alam semesta.

“Semakin Islam itu eksis, maka semakin adil kehidupan berbangsa dan bernegara. Semakin banyak orang sejahteran dan dibantu karena terdzalimi, inilah yang diartikan sebagai bersungguh-sungguh di jalan Allah,” ujarnya.

Baca juga: Menperin: Indonesia Jadi Market Leader Industri Batik Dunia

Hal ini bisa dilakukan melalui dua cara, yakni dengan harta dan diri sendiri. Walaupun dengan kecukupan rezeki yang dimiliki, kata dia, hal itu juga bisa dilakukan untuk mendukung eksistensi di jalan Allah.

“Ini salah satu bentuk yang bisa kita lakukan untuk menghadirkan Islam di muka bumi supaya menjadi rahmatan lil’alamin. Walaupun Allah Maha Kuasa, tapi kita tahu Dia ingin membuat SOP bahwa eksistensi Islam itu bisa dilakukan dari keterlibatan kaum muslim,” ujarnya.

Menurutnya, dengan saham dalam Islam tersebut, menjadikan pelaku bisnis mendapatkan kebaikan dari investasi yang dilakukan dalam hal itu. Bahkan, keuntungan tersebut dapat terus mengalir didapatkan seketika ruh telah berpisah dari jasad manusia.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan