LANGIT7.ID - , Jakarta - Penyelenggara haji Arab Saudi menyoroti masalah lingkungan dalam persiapan
ibadah haji tahun ini. Pejabat setempat mengimbau jemaah haji untuk menghindari limbah makanan, menggunakan botol air yang dapat digunakan kembali, dan memisahkan sampah dan daur ulang.
“Tidak ada sampah atau limbah, karena jemaah haji tidak diperbolehkan membawa sendiri bahan makanan atau hal-hal yang berhubungan dengan memasak atau bahan lain yang dapat terbuang dan merusak
lingkungan, (agar kita) menjaga haji tahun ini bebas polutan dan limbah,” kata pemandu haji Arab Saudi, Khalid, seperti dikutip dari The National, Jumat (1/7/2022),
Baca juga: Ibadah Haji di Musim Panas, Jemaah Diminta Perhatikan IniDia melanjutkan, dalam Islam kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, kebersihan sangat diprioritaskan untuk dapat menjaga diri dan lingkungan.
"Ada sejumlah besar staf yang ditunjuk untuk memastikan kebersihan setiap tenda, dan ruangan selama lima hari haji. Kami telah mendistribusikan wadah limbah
ramah lingkungan di berbagai bagian di seluruh tempat suci.” lanjut Khalid.
Pemerintah Arab Saudi mengatakan kesuksesan kampanye Covid-19 memungkinkan pihak berwenang menyediakan lingkungan yang aman bagi jemaah. Tahun ini, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan syarat jemaah haji wajib mendapat tiga dosis
vaksin Covid-19.
Agar lingkungan Masjidil Haram tetap aman dan bersih untuk jemaah, Presidensi Dua Masjid Suci memastikannya dengan terus mensterilisasi sepanjang siang dan malam.
Kepala Kepresidenan Umum Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman Al Sudais, mengatakan bahwa pihak berwenang memastikan Dua Masjid Suci itu ramah lingkungan. Dia pun meminta jemaah untuk mematuhi protokol lingkungan.
Baca juga: Tak Anti Kritik, Kemenag Siapkan Pengaduan Online Jemaah HajiMenurut Al Sudais, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab manusia. Terlebih, Islam adalah agama yang peduli dengan lingkungan, kesehatan, keselamatan, keamanan, dan stabilitas.
Ketersediaan Hewan Kurban
Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian Arab Saudi (Mewa) memastikan tim dokter hewan telah memeriksa kesehatan dan kualitas
hewan kurban. Lebih dari 880.000 domba diperkirakan akan tiba pekan depan.
Kementerian mengatakan proses itu melibatkan tes laboratorium untuk memastikan ternak bebas penyakit melalui inspeksi sepanjang waktu.
Sebagai bagian dari tindakan pencegahan untuk Covid-19 yang diambil oleh otoritas Saudi, Mewa juga telah mulai melakukan langkah-langkah pencegahan unta masuk tempat-tempat suci selama musim haji.
Baca juga: Jadi Haji Muda, Rencanakan Berangkat ke Tanah Suci dari Sekarang(est)