LANGIT7.ID, Jakarta - Penyebaran Islam di Ibu Kota menurut beberapa pakar sejarah dilakukan sejak abad ke 13. Saat itu Jakarta masih bernama Sunda Kelapa. Atas izin Allah SWT, saat ini Islam merupakan agama mayoritas yang dianut oleh penduduk provinsi DKI Jakarta.
Keberadaan masjid-masjid tua di provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu bukti kuat sejarah penyebaran agama Islam. Berikut beberapa masjid-masjid bersejarah di Ibu kota Jakarta di rangkum dari berbagai sumber:
1. Masjid IstqlalBagi penduduk Jakarta tentu tidak asing lagi dengan masjid istiqlal. Masjid ini adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di pusat DKI Jakarta. Masjid ini didirikan pada tahun 1978.
Baca Juga: Sambut Jemaah Nafar Awal, Menag Minta Petugas Siaga di PemondokanProyek pembangunannya diprakarsai langsung oleh Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno. Masjid istiqlal memiliki nilai historis bagi bangsa Indonesia. Nama istiqlal diambil dari bahasa Arab yang memiliki arti merdeka.
Selain digunakan sebagai tempat ibadah umat muslim, masjid ini juga digunakan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia dan masjid ini juga dikenal sebagai daya tarik wisata, bukan hanya wisatawan lokal dan muslim namun juga wisatawan mancanegara dan non muslim.
2. Masjid Agung Sunda KelapaDibangun pada tahun 1960-an dan rampung pada tahun 1970, masjid ini terletak di Menteng, Jakarta Pusat. Tidak seperti masjid umum lainnya, masjid Agung Sunda Kelapa tidak memilki bedug, kubah, dan bintang-bulan yang biasa identik sebagai simbol masjid pada umumnya.
Masjid yang dibangun oleh Ir Gustaf Abbas memiliki menara berupa perahu yang memiliki makna Pelabuhan Sunda Kelapa tempat saudagar muslim berdagang dan menyebarkan dakwah Islam pada masa lalu.
3. Masjid Al-Anwar Muara AngkeMasjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Jakarta yang terletak di Kelurahan Angke, Jakarta Barat. Masjid Angke didirikan pada tahun 1761 oleh sekelmpok orang Bali di Batavia.
Baca Juga: Resep Nasi Kebuli Kambing yang Aman Bagi Penderita HipertensiArsitektur bangunan masjid ini cukup unik dengan memperlihatkan perpaduan unsur-unsur budaya Bali, Tionghoa, Jawa, dan Belanda. Dengan nilai-nilai sejarah yang terkandung pada masjid Angke, masjid ini pun ditetapkan sebagai cagar budaya.
4. Masjid Cut MutiaMasjid yang terletak di Jalan Cut Meutia, Jakarta Pusat memiliki bangunan peninggalan Belanda. Masjid ini dahulunya digunakan Belanda sebagai kantor pos dan kantor kereta api. Pada tanggal 18 Agustus 1987 saat zaman pemerintahan Gubernur Ali Sadikin, bangunan ini diresmikan menjadi masjid.
5. Masjid Agung Al-AzharMasjid yang terletak di komplek sekolah Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan resmi didirikan pada 1958. Masjid Al-Azhar mempunyai ciri arsitektur masjid di Timur Tengah dengan kubah bercat putih dan sebuah menara.
Pada 19 Agustus 1993, masjid diresmikan sebagai salah satu 18 situs tapak sejarah perkembangan kota Jakarta dan cagar budaya nasional.
Baca Juga: Warga Non-Muslim dan Muhammadiyah Amankan Shalat Idul Adha di Grand Wisata Bekasi(zhd)