Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Naik, Sandiaga: Untuk Kepentingan Konservasi

hasanah syakim Rabu, 13 Juli 2022 - 16:25 WIB
Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Naik, Sandiaga: Untuk Kepentingan Konservasi
Kenaikan tarif taman nasional Komodo semata-mata dilakukan untuk biaya konservasi (foto: kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK) menjadi Rp3,75 juta dimaksudkan untuk kepentingan biaya konservasi.

Menurut Sandiaga, biaya sebesar tersebut merupakan total dari keseluruhan dari biaya konservasi nilai jasa ekosistem selama satu tahun yang diperoleh dari kajian para ahli.

"Nilai jasa ekosistem menjadi sumber daya alam yang menunjang keberlangsungan kehidupan makhluj hidup seperti air, oksigen, sumber makanan, serta mencakup pengelolaan limbah yang dihasilkan wisatawan," jelas Sandiaga dalam Weekly Briefing dikutip Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Harga Tiket Masuk Rp3,75 juta, Ini Penjelasan Pengelola TN Komodo

Menurutnya, biaya tersebut sudah termasuk harga tiket masuk kawasan TNK dan pemberian suvenir buatan masyarakat sekitar Pulau Komodo bagi wisatawan yang datang berkunjung. Sandaga mengungkapkan, ini merupakan suatu keinginan bagi tugas dan tanggung jawab.

"Bagi tugas dan tanggung jawab kita masing-masing untuk menjaga kelestarian dari apa yang dititipkan kepada kita, untuk nanti jutaan dan puluhan juta tahun ke depan karena Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan karunia kekayaan alam yang perlu kita jaga bersama," katanya.

Sandiaga menilai, kebijakan tersebut dapat menarik lebih banyak wisatawan yang menghargai upaya konservasi serta ikut membangun destinasi-destinasi lain di Nusa Tenggara Timur sebagai wisata unggulan.

"Melalui biaya konservasi ini diharapkan dapat menunjang upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian alam serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo," harapnya.

Baca juga: Ini Alasan Pembatasan Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Saat ini pengelola Taman Nasional Komodo akan fokus kepada pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan yang tentunya akan memberikan manfaat yang tak hanya dari sisi ekonomi saja, melainkan pelestarian lingkungan dan segala aspek yang ada.

Sandiaga juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTT dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya Balai Taman Nasional Komodo yang selalu berupaya untuk mengkonservasi keberlangsungan lingkungan di kawasan Taman Nasional Komodo.

"Ini merupakan suatu kebulatan tekad Kemenparekraf bersama Pemprov NTT, KLHK, dan Balai Taman Nasional Komodo untuk terus melakukan upaya-upaya terbaik dalam solusi pengembangan pariwisata dan konservasi di kawasan Taman Nasional Komodo," ujar Sandiaga.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)