LANGIT7.ID, Jakarta - Berbeda dengan masjid pada umumnya yang melarang jemaah untuk beristirahat, masjid berdesain segitiga ini memberikan fasilitas khusus bagi jemaah yang ingin membaringkan badan.
Pengurus harian masjid Muhammad Royhan mengatakan, terdapat aula luas di lantai dua yang boleh digunakan para jemaah Masjid Jami' Darussalam Tanah Abang Jakarta Pusat untuk rebahan.
"Aula di atas buat tempat istirahat rebahan, tadinya itu tempat salat wanita terus dipindahkan ke bawah," kata Royhan saat ditemui
Langit7, Kamis (14/7/2022).
Baca Juga: Kemenag: Filantropi Islam Utamakan Asas AmanahSelain itu, masjid Jami DarussalamTanah Abang juga memiliki program pengajian khusus. Program pengajian tidak hanya diikuti warga penghuni sekitar, ada banyak pegawai perkantoran sekitar masjid yang turut menjadi mustamik.
"Setiap setelah salat Jumat kita menggelar pengajian ibu-ibu jam setengah dua, pengajian laki atau bapak-bapak setiap malam selasa, dan pengajian iqra untuk anak kecil malam Rabu dua pekan sekali," ujarnya.
Proses pembangunan masjid segitiga rampung dan diresmikan pada tahun 2015. Saat awal berdirinya masjid, sang arsitektur Ridwan Kamil sempat berkunjung sekaligus melaksanakan ibadah di masjid hasil karyanya.
Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Indonesia, Kiromal Katibin Pecahkan Rekor Dunia"Dia (Ridwan Kamil) pernah berkunjung pada awal Ramadhan tahun kedua setelah pembangunan," katanya.
Sarana ibadah masjid yang dulunya sempat menjadi satu area antara pria dan wanita di lantai dua kini terpisah. Tempat ibadah wanita di bawah dan pria terletak di lantai dua.
"Dulu sempat di satu tempat di lantai dua, tetapi karena banyak ibu-ibu yang merasa susah naik tangga, jadi sekarang untuk wanita di bawah," jelas Royhan.
(zhd)