Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home home & garden detail berita

Tips Menanam Cabaidalam Polybag agar Berbuah Lebat

Dwitisya Rizky Desindatika Kamis, 28 April 2022 - 10:50 WIB
Tips Menanam Cabaidalam Polybag agar Berbuah Lebat
Ilustrasi cabai merah pedas yang tumbuh lebat di tanaman sayuran organik. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Kebutuhan dan permintaan akan cabai dipasaran selalu tinggi, hal tersebut juga berpengaruh pada fluktuasi harga cabai di pasar terutama saat menjelang hari-hari besar. Untuk itu ada baiknya kita mencoba untuk menanam sendiri cabai di rumah sebagai solusi menghemat pengeluaran sekaligus bisa mendapatkan cabai segar yang bisa kamu petik sendiri sesukamu.

Salah satu media tanam yang mudah dan praktis digunakan untuk menanam cabai di rumah adalah dengan menggunakan polybag atau pot. Polybag adalah kantong plastik berwarna hitam dengan lubang-lubang kecil sebagai sirkulasi untuk menananam tanaman. Kantong ini banyak digunakan sebagai pengganti pot dalam menanam tanaman.

Keberhasilan menanam cabai di polybag tidak lepas dari cara kita melakukan pemeliharaan dengan teknik yang tepat. Berikut panduan budidaya cabai dalam pot atau polybag yang dibagikan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Sumatera Barat.

1. Syarat tumbuh
Hal dasar yang diperlukan tanaman cabai agar bisa berbuah dengan baik adalah dengan memenuhi syarat tumbuh seperti cahaya matahari yang cukup sepanjang hari dengan intensitas penyinaran lebih dari 70 persen. Jika kurang sinar matahari, tanaman akan tumbuh meninggi, daun dan batang lemas, umur panen lebih lama serta produksi rendah.

2. Penyiapan media semai
Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1. Untuk mencegah serangan penyakit, media semai terlebih dahulu disterilisasi dengan mengukus media atah menjemurnya di panas matahari. Kemudian didinginkan, dimasukan ke dalam wadah penyemaian dan disiram. Wadah semai yang bisa digunakan antara lain polybag kecil, kantong plastik es, daun pisang, nampan plastik, atau memanfaatkan gelas plastik bekas minuman yang diberi lubang.

3. Perlakuan Benih
Benih cabai yang akan ditanam harus yang sehat, berasal dari buah yang telah matang penuh dan sehat. Sebelum benih disemai, terlebih dahulu benih direndam dalam air hangat kuku (suhu 45-50 °C) selama 1 jam guna mempercepat tumbuhnya benih. Selain dengan air hangat, benih juga dapat direndam dalam larutan fungisida Previcur N dengan dosis 1-2 cc per liter air selama 1 jam. Fungsinya selain untuk mempercepat tumbuhnya benih juga untuk mencegah serangan jamur.

Selama perendaman, benih yang cacat dan mengapung dibuang. Setelah itu benih ditiriskan dan dikeringkan di atas kertas koran agar tidak lengket di tangan saat menyemaikan.

Selanjutnya pemeliharaan tanaman cabai yang harus dilakukan dengan disiplin diantaranya penyiraman, pemupukan, pemasangan ajir serta pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari jika tidak ada hujan. Penyiangan dilakukan sekali dua minggu dengan cara membuang rumput-rumput liar yang ada di dalam dan di sekitar pot/polybag.

Kanal Youtube Simple Planters memiliki cara yang bisa membantu tanaman cabai yang kamu tanam di rumah berbuah lebat. Dalam videonya youtuber tersebut membagikan tips dalam meracik pupuk yang digunakannya. Berikut cara meracik pupuk cair yang dibagikan Simple Planters.

Pemberian pupuk akan dilakukan dengan dua metode yaitu disiram langsung dan disemprot. Hal pertama yang dilakukan adalah menyiapkan alat dan bahan untuk pupuk yang akan digunakan yang terdiri dari ember dan botol spray yang telah diisi air, pupuk Gandasil B, pupuk NPK, pupuk MKP.

Membuat pupuk siram, pupuk yang digunakan untuk metode siram adalah hanya pupuk NPK. Cara membuatnya dengan melarutkan 3-4 gram pupuk NPK per 1 liter air yang berarti setara dengan 4-5 sendok teh untuk dimasukkan ke dalam ember yang berisikan 10 liter air. Dikutip dari Saraswantifertilizer, Ahad (7/2/2021), manfaat pupuk NPK secara umum adalah untuk membantu pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang secara maksimal.

Pada metode semprot, menggunakan pupuk MKP dan Gandasil B. Meskipun kedua pupuk sama-sama mengandung unsur hara P (Fosfat) dan Kalium (K). gandasil b memiliki banyak tambahan nutrisi yang salah satunya unsur mikro Boron (B). Komposisi yang digunakan yaitu sebanyak 3-4 gram pupuk NPK untuk satu liter air, jika menggunakan tiga liter air, kita bisa melarutkan pupuk NPK dengan takaran 4-5 sendok teh.

Keduanya bermanfaat untuk membantu merangsang pertumbuhan atau keluarnya bunga, pembentukan buah pada tanaman buah, sehingga dapat membantu mempermantap hasil produksi tanaman (bunga maupun buah). Waktu terbaik untuk menyemprotkan pupuk adalah di pagi hari, antara jam tujuh hingga jam 10 pagi di saat stomata terbuka. Stomata terdapat pada salah satu sisi permukaan daun, yaitu bagian atas atau bagian bawah atau pada kedua sisi tergantung species tanaman. Untuk itu usahakan cairan pupuk mengenai bagian bawah daun saat disemprot.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)