Berkebun bukan hanya bermanfaat untuk mempercantik taman maupun mendapat hasil kebun saja, ternyata hasil penelitian menunjukkan berkebun juga mampu menjaga fungsi kognitif, membantu Anda hidup lebih sehat dan menekan risiko terkena demensia.
Meski terkesan berat saat pertama kali berkebun, namun Sahabat bisa menjadikannya lebih mudah dengan bekal tekad dan kesabaran. Berikut langkah-langkah untuk newbie berkebun dari para pakar.
Sahabat bisa memanfaatkan sampah sisa makanan untuk membuat pupuk kompos sendiri. Pupuk ini kelak dapat digunakan sebagai pupuk organik terbaik untuk menyuburkan sayur-mayur yang ditanam.
Memelihara taman dengan berkebun cukup digemari karena bisa mengurangi stres. Terutama bagi mereka yang lebih gemar menghabiskan banyak waktu bekerja dari rumah (WFH).
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan mempercantik Kebun JP Farm dengan menanam beragam tanaman ikonik, mulai dari tanaman rosela hingga gambir dan lainnya di lingkungan kantor wali kota setempat.
Penulis senior Departement of Environmental Studies CU Boulder, Jill Litt mengungkapkan intervensi komunitas berbasis alam seperti berkebun dapat mengurangi faktor risiko penyakit tidak menular.
Lebih dari 90 persen orang mengatakan berkebun dapat meningkatkan mood. Penelitian ini menunjukan, dengan menghabiskan hanya 60 menit di taman selama seminggu, dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Bercocok tanam dengan Hidroponik kian digemari karena dapat membantu meningkatkan konsumsi sayuran tinggi nutrisi dengan masa waktu panen yang singkat.
Ada 5 alat perkebunan yang wajib dimiliki untuk yang hobi berkebun di rumah. Perkakas ini memudahkan aktivitas bercocok tanam taman belakang atau teras.
Sahabat Langit7 dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk dijadikan sebagai lahan berkebun, serta bisa dilakukan oleh anggota keluaga di rumah. Selain itu, sahabat juga dapat mengelola kebun dengan menanam bunga dan tanaman pangan.
Keluarga yang hobi berkebun tapi tinggal di kompleks perumahan tetap menyalurkan minat. Halaman depan atau belakang bangunan bisa disulap jadi lahan produktif.