LANGIT7.ID - , Jakarta - Maskapai penerbangan nasional
Garuda Indonesia menandatangani nota kesepahaman bersama
Rumah Sakit Kanker Dharmais sebagai upaya pemerataan aksesibilitas layanan kesehatan bagi pasien kanker di Indonesia.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Garuda Indonesia dalam menyediakan layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan sehat. Khususnya bagi para tenaga kesehatan dan sektor pelayanan rumah sakit yang memiliki peranan esensial di tengah masa pandemi ini.
Baca juga: Garuda Indonesia Fokus Maksimalkan Profitabilitas"Salah satunya melalui kolaborasi Garuda Indonesia dan RS Kanker Dharmais yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah khususnya bagi para pasien
kanker yang berada di berbagai wilayah di Indonesia," kata Irfan melalui keterangan yang dikutip Sabtu (16/7/2022).
Adapun komitmen kerja sama ini turut didukung oleh berbagai lini bisnis penunjang Garuda Indonesia Group seperti Aerojasa Cargo. Di sini Aerojasa Cargo mengambil peran pendistribusian berbagai kebutuhan penunjang perawatan kanker yang membutuhkan penanganan khusus dari aspek cargo handling.
Selain itu, pada kesempatan kerja sama ini turut memberikan nilai tambah penunjang lainnya seperti pengembangan
one stop service layanan perjalanan pasien hingga tenaga kesehatan RS Kanker Dharmais yang didukung oleh lini usaha Aerowisata.
Irfan menambahkan kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah seperti pengembangan wisata medis Indonesia. Salah satunya dengan menyediakan paket wisata medis yang akan memberikan pengalaman dan kenyamanan lebih dalam perjalanan pengobatan baik untuk pasien maupun wisatawan.
Lebih lanjut, dalam penandatanganan kerja sama ini Garuda Indonesia akan menyediakan layanan
penerbangan internal manajemen dan karyawan RS Kanker Dharmais, maupun kebutuhan eksternal seperti pasien.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko Nindito mengatakan bahwa kolaborasi ini juga akan meningkatkan akses pelayanan kesehatan khususnya kesehatan kanker dengan pengiriman sampel pemeriksaan laboratorium.
Baca juga: Garuda Indonesia Raih Persetujuan Restrukturisasi KIK-EBA “Kami gembira dengan adanya kolaborasi dengan Garuda ini karena mendukung tugas kami sebagai Pusat Kanker Nasional dalam membangun jejaring layanan kanker. Seperti pada tanggal 7 Juli 2022 lalu, kami sudah dapat menerima rujukan sampel jaringan pasien kanker dari RSUP Kandau Manado ke RS Kanker Dharmais,” kata Soeko Nindito.
Soeko menjelaskan sampel atau spesimen laboratorium merupakan salah satu barang medis yang memerlukan penanganan khusus dalam proses pengirimannya. Sehingga handling, packing dan sensitivitas terhadap suhu merupakan hal penting untuk dijaga selama proses pengiriman.
Menutup kesempatan tersebut Irfan mengungkapkan bahwa Garuda Indonesia membuka peluang kerja sama terhadap stakeholder instansi Kesehatan maupun layanan Kesehatan publik lainnya.
Baca juga: Garuda Indonesia Minta Penundaan Voting PKPU(est)