LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Kampung Kolaborasi Pecinan Glodok, Jakarta Barat berhasil masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Destinasi wisata ini merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi DKI Jakarta.
Kepala Bidang Destinasi dan Pengembangan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Sherly Yuliana menyampaikan keberadaan desa wisata menjadi upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi wisata.
"Sehingga perlu adanya desa wisata berprinsip pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat di DKI Jakarta," katanya dikutip Senin (18/7/2022).
Baca juga: Pesona Wisata Sembutan, Desa Tertinggi di Pulau JawaSherly menjelaskan, desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi.
"Selain itu juga memperhatikan kualitas alam dan daya dukung lingkungan kualitas sosial serta kelestarian budaya lokal," tambahnya.
Lebih lanjut dia menerangkan, pengembangan desa wisata menjadi salah satu kegiatan meningkatkan pertumbuhan perekonomian, kesejahteraan rakyat, menghapus kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya serta memajukan kebudayaan.
"Desa wisata sebagai daya tarik wisata budaya harus memiliki keunikan dan juga dikelola komunitas masyarakat yang mampu menciptakan perpaduan berbagai sumber daya, potensi desa berikut fasilitas pendukungnya," ungkapnya.
Hal demikian, untuk menarik kunjungan wisatawan dan menumbuhkan aktivitas perekonomian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Sebagai evaluasi di kawasan Pecinan Glodok harus tersedia homestay, di mana terdapat rumah milik warga yang disewakan untuk turis dengan pengelola tinggal di dalamnya," terangnya.
Baca juga: Desa Wisata Sikasur, Padukan Budaya dan Potensi Alam yang MemukauMenurut Sherly, Homestay disewakan agar turis memiliki pengalaman tinggal di kawasan Pecinan Glodok dan menyatu dengan warga lokal yang sampai saat ini masih berkumpul untuk bersosialisasi seperti di Petak Sembilan.
“Sehingga turis bisa merasakan ambience serta atmosfer kawasan Pecinan di masa lalu yang masih terpelihara dengan baik sampai saat ini. Dan hingga kini Menteri Parekraf RI dan juri masih melakukan visitasi ke desa wisata lainnya yang masuk 50 Besar ADWI 2022," katanya.
(sof)