LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag)
Zulkifli Hasan menargetkan percepatan digitalisasi 1.000 pasar rakyat dan satu juta pedagang UMKM di seluruh Indonesia.
Menurut Zulkifli, digitalisasi pasar ini bertujuan agar pasar-pasar rakyat memiliki lokapasar (marketplace) dan platform menuju era digital yang kini sudah masuk di Indonesia.
"Digitalisasi pasar juga akan mempermudah pertemuan antara pedagang dan pembeli sertaa memperpendek mata rantai distribusi," kata zulkifli keterangan persnya dikutip Selasa, (26/7/2022).
Baca juga: 4 Pola Pikir yang Harus Dimiliki Pengusaha agar Bisa SuksesMenurutnya, dengan jumlah UMKM lebih dari 64 juta Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mempercepat transformasi digital sektor perdagangan, serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.
Kendati demikian, dia menekankan agar jangan sampai digitalisasi pasar ini berimbas pada tutupnya pasar konvesional. Sehingga ekosistem daring dibangun dan ekosistem luring dikembangkan.
"Kami bekerja sama dan berkolaborasi nyata dalam penerapan digitalisasi di pasar rakyat dengan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya Bank Indonesia melalui program transaksi nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)," terangnya.
Zulkifli menyatakan, pemanfaatan lokapasar melalui Tokopedia, pemanfaatan ride hailing melalui Grab, penerapan situs web pasar, informasi harga dan pencatatan omzet pasar melalui Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP).
"Penerapan informasi harga barang kebutuhan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), serta penerapan pembayaran retribusi secara elektronik melalui perbankan daerah maupun nasional," tambahnya.
Baca juga: HAKI dalam Islam: Haram Dicuri, Wajib Dilindungi seperti Kepemilikan Benda FisikZulkifli juga meminta dinas di daerah mensosialisasikan program digitalisasi pasar rakyat, kepada para pengelola pasar dan pedagang pasar guna mempercepat program Digitalisasi Pasar Rakyat di Indonesia.
“Saya sangat berharap digitalisasi perdagangan yang dilakukan di pasar rakyat dan UMKM dapat menjadi salah satu upaya untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan inklusif,” ujarnya.
Dia berharap, percepatan digitalisasi pasar rakyat dapat dikembangkan di berbagai wilayah di Tanah Air. Sehingga pemerintah menggalakkan sistem digital untuk mempertemukan pedagang dan pembeli.
"Jadi ini lebih efisien dan lebih mudah sehingga dapat menjadi percontohan bagi pasar-pasar lain. Diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di luar Jawa,” harapnya.
(sof)