Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home masjid detail berita

Kemuliaan Nikah di Bulan Zulhijjah, Ini Penjelasan Gus Yusuf

arif purniawan Rabu, 27 Juli 2022 - 17:37 WIB
Kemuliaan Nikah di Bulan Zulhijjah, Ini Penjelasan Gus Yusuf
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Semarang - Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang, KH Yusuf Chudlori mengatakan, bahwa menikah itu sunah, menjalankan sunah Rasulullah SAW. Termasuk melaksanakan pesta hukumnya itu sunah.

Adapun soal waktu, sebenarnya tidak ada imbauan secara khusus. Dalam 12 bulan itu boleh-boleh saja menyelenggarakan walimah (pernikahan) di hari apapun, bulan apapun, itu baik dan tetap sunah. Tidak ada bulan sial, hari sial, menurut Islam.

“Allah itu menciptakan dalam 1 tahun ada 12 bulan, di antara 12 bulan, ada 4 bulan yang istimewa. Di antaranya bulan Zulkoqdah itu istimewa, Zulhijah Muharram istimewa dan terakhir Rajab, itu bulan yang dimuliakan oleh Allah,” kata Gus Yusuf di kanal Youtube Fast FM dikutip Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Kiat Memiih Pesantren Ala Gus Yusuf: Sanad Keilmuan Pengasuh Harus Dipahami

“Banyak ketika saudara-saudara kita mengambil pernikahan di bulan Dzulhijah, ya sebetulnya berharap kemuliaan Zulhijjah. Zulhijjah dikatakan, bulannya keluarga nabi Ibrahim AS. ini merupakan keluarga idaman,” ujarnya.

Keluarga Ibrahim adalah figur orang tua yang bisa menjadi panutan. Ibrahim sosok lelaki yang sabar, taat ibadah, teguh pendirian, sementara istrinya Siti Hajar itu wanita salihah taat kepada suami dan taat kepada Allah.

Dari lelaki salih dan perempuan salihah, lahirlah anak-anak yang salih, seperti Ismail AS, Ishaq AS turun temurun, ke Nabi Yahya, Zakariya, Nabi Syuaib, sampai ke Nabi Muhammad SAW.

Menurut Gus Yusuf, banyak masyarakat yang ingin mengambil berkah dan teladan Nabi Ibrahim. Karenanya wajar saja undangan menumpuk di bulan Zulhijjah. Banyak yang sebenarnya undangan Zulhijjah tahun lalu, karena pandemi, baru dilaksanakan bulan Zulhijjah tahun ini.

“Kondangan sesuai kemampuan masing-masing, dianggap nyambung sedulur, silaturahmi, gawe bungah orang lain, datang saja semampunya jangan dianggap beban berlebihan. ini jadi pelajaran, kalau mantu bisa diambil bukan Rajab,” papar dia.

Selain itu, menikah di bulan Syawal juga bagus. Di jaman Rasulullah SAW, banyak orang Arab menganggap bahwa menikah di bulan Syawal kurang baik dan ini ditentang Rasulullah SAW. Orang jahiliah, sering mengatakan mengadakan pernikahan di bulan Syawal itu makruh.

Baca juga: Ini Keutamaan Berkurban Menurut Gus Yusuf Chudlori

“Di tentang melalui Siti Aisyah RA, menjawab. Apa yang dikatakan orang jahiliah, tentang kemakruhan menikah di bulan Syawal, tidak ada dalil yang memakruhkan, atau melarang di bulan syawal. Itu sebuah kebatilan yang tidak memiliki dasar, kebatilan yang dianggap sial,” tuturnya.

Saat ini, banyak orang Jawa kita ketakutan, melaksanakan pernikahan di bulan Muharram. Karenanya sebisa mungkin menyelenggarakan sebelum memasuki Muharram, sehingga bisa dapat undangan sampai tiga tempat.

“Menganggap Muharram tidak boleh melaksanakan walimah, itu tidak pas. ini bulan mulia. Banyak orang Jawa, menganggap medeni, wingit,” pungkasnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)