LANGIT7.ID, Jakarta -
Nabi Muhammad SAW pernah memelihara seekor kucing bernama Muezza.
Kucing ini dicintai Rasulullah karena dikenal penurut, dan sering menjawab lantunan adzan.
Muezza menjawab lantunan adzan itu dengan mengeong lirih. Dengan suaranya yang seperti mengikuti panggilan adzan.
Kasih sayang Rasulullah terhadap kucingnya itu bisa dikatakan bahwa dialah yang menjadi pencetus pertama kali dan mengajak umatnya untuk mencintai setiap makhluk ciptaan Allah, salah satunya
kucing.
Rasulullah kerap kali menunjukkan cintanya kepada kucing. Bahkan hal itu tampak terlihat saat menerima tamu.
Baca Juga: Hari Kucing Sedunia, Ini Makna, Sejarah, dan TujuannyaDikisahkan, Muezza sering diletakkan dipangkuan Rasulullah saat beliau menerima tamunya. Hal itu bahkan disaksikan oleh beberapa sahabat yang saat itu sedang bertamu.
Ada banyak beberapa keistimewaan lain yang menjadikan Rasulullah menyayangi hewan peliharaannya itu. Dalam kisah lainnya, Rasulullah juga harus rela memotong jubahnya karena tidak mau mengganggu tidur si kucing.
Saat akan mengambil jubahnya, Rasulullah menemukan Muezza yang tidur dengan beralaskan jubahnya. Tidak mau membangunkannya, Rasulullah justru memilih untuk memotong sebagian jubahnya dan membiarkan Muezza tetap tidur di potongan jubah lainnya.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Jual-Beli Kucing?Sepulangnya dari shalat, Rasulullah mendapati Muezza sudah terbangun dan bersujud padanya, Rasulullah pun membalas dengan mengelus tubuhnya sebanyak tiga kali. Rasulullah juga menggunakan air wudhu yang telah digunakan Muezza untuk minum.
Kasih sayang Rasulullah sebetulnya diberikan kepada seluruh makhluk ciptaan Allah. Namun, kisah antara Rasulullah dan Muezza ini bisa menjadi contoh pembelajaran bagi umat untuk turut memberikan kasih sayang terhadap kucing yang banyak hidup di lingkungan masyarakat.
(bal)