Mengenal Istilah Kain Burdah, Kerap Digunakan Nabi Muhammad SAW
ummu haniJum'at, 19 Agustus 2022 - 18:43 WIB
Ustadz Abdul Somad kerap memakai kain burdah yang berada di pundaknya (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketika ingin beribadah di masjid atau menghadiri acara keagamaan, sebagian umat Muslim sering kali menggunakan kain yang dikalungkan di pundak. Faktanya, ini ternyata salah satu cara berpakaian Nabi Muhammad SAW.
Umumnya masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai kain burdah. Namun menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) burdah sebenarnya istilah dalam penggunaan kain sorban.
"Kalau sorban diletakkan di tengkuk, namanya burdah. Nabi Muhammad SAW menggunakan burdah berwarna hijau. Kalau diletakkan di kepala wuthrah. Sementara kalau dibulatkan dan diikat di kepala namanya imamah," ujar UAS sambil mempraktekkan penggunaan sorban, dalam ceramahnya, dikutip Langit7.id melalui akun YouTube Ahlussunnah Wal Jama'ah, Jumat (19/8/2022).
UAS menuturkan, penggunaan kain sorban merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Pada zamannya Rasulullah menggunakan kain sorban di berbagai momen.
"Seperti salah satunya Rasulullah ketika masuk kota Mekah menggunakan imamah. Jadi soal sorban, haditsnya hadits shahih (jelas)," turur UAS.
Menurut penjelasan kamus istilah Al Maany, burdah atau burdatun berarti kain selimut dari bulu hitam. Sementara menurut Ibnu Sayidih kata Burdah itu berasal dari kata al-Burdu yaitu baju yang bergaris-garis, dan orang Arab mengkhususkannya untuk hiasan.