LANGIT7.ID, Jakarta - Penulis Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun atau lebih akrab dikenal
Andrea Hirata merilis novel terbaru berjudul Brianna dan Bottomwise. Ini menjadi karya ke-14 yang Andrea rasa paling sulit penggarapannya.
Brianna dan Bottomwise menyajikan kisah petualangan, detektif, musik, beserta dinamika orkes Melayu lewat tokoh bernama John Musiciante. Petualangan bermula ketika John Musiciante kehilangan gitarnya, Vintage Sunburst 1960.
"Ini novel pertama yang membuat saya hampir menyerah," ungkapnya kepada wartawan saat peluncuran Brianna and Bottomwise di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Ahad(21/8/2022).
Baca juga: A Fuadi: Buya Hamka Bapak Konten Indonesia, Wajib Diteladani Kreator KontenSetelah John kehilangan gitarnya, hidup pria itu langsung luluh lantak. Bagi musisi legendaris seperti dirinya, gitar itu punya nilai sentimentil yang tak bisa digantikan dengan uang sebesar apa pun.
Pada saat itulah, Bottomwise, detektif kenamaan yang cerdik dan karismatik, terlibat ke dalam pusaran arus pencarian gitar legendaris yang penuh kejutan. Dalam novel ini, para pembaca akan dibawa mengenali musik dari berbagai genre, termasuk musik Melayu.
Andrea Hirata mengaku, pembuatan novel Brianna dan Bottomwise ini bermula dari tantangan salah satu dosen senior bidang tulis-menulis fiksi di University of Iowa. Andrea ditantang menulis cerita fiksi tentang musik.
Penggarapan Brianna dan Bottomwise dimulai dengan risetnya saat ia sedang melakukan serangkaian book tour novel pertamanya. Ya, Laskar Pelangi adalah novel yang membuat nama Andrea melambung membawanya berpetualang selama berbulan-bulan ke berbagai penjuru dunia.
Baca juga: Islamic Book Fair 2022 Bertabur Bintang PenulisNamun, di tengah penulisan Brianna dan Bottomwise yang awalnya ditulis dalam bahasa Inggris ini, ia mengaku bahwa ia sempat berhenti. Andrea sempat tidak meneruskan naskahnya sebab kesulitan mengombinasikan musik dengan karakter-karakter yang dibuatnya.
Bahkan ia merasa bahwa semakin ia bercerita tentang musik, maka semakin runtuh pula karakter-karakter yang telah ia bangun dengan bersusah-payah itu. Meskipun begitu, pada akhirnya ia pun berhasil menyelesaikan tulisannya ini.
(sof)