LANGIT7.ID, Jakarta - Penulis Novel
Best Seller Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi menyebut
Buya Hamka pantas disebut sebagai bapak konten Indonesia. Menurut Fuadi, Konten-konten yang lahir dari tangan Buya Hamka sangat berkualitas. Terbukti karya-karyanya kekal dan masih diajarkan hingga kini.
Buya Hamka bukan hanya ulama besar tapi merupakan penulis yang produktif yang menulis hampir 100 buku dari berbagai genre. Mulai dari Tafsir Al-Qur'an, Tasawuf, motivasi hingga roman dan novel percintaan telah ditulis olehnya.
Bahkan saat dipenjara sebagai tahanan politik,
Buya Hamka tetap produktif menulis dan melahirkan karya besar Tafsir Al-Azhar.
Baca Juga: Meneladani Kecerdasan Literasi Hamka, Menulis Novel Best Seller di Usia 20 Tahun
Di tengah membanjirnya konten yang tak mendidik di media sosial. Menurut Fuadi, para kreator konten perlu belajar dari
Buya Hamka yang tak sembarangan dalam membuat konten. Semua berisi kebaikan sehingga berkah dan kekal hingga kini.
"Konten itu berisi kebaikan sehingga abadi dan dikenang terus. Kita yang bikin konten harus seperti itu, bawa kebaikan agar bisa dikenang terus," kata A Fuadi kepada LANGIT7.ID beberapa waktu lalu.
Tak hanya di bidang literasi,
Buya Hamka juga sudah membuat konten dalam versi audio dan video. Dia aktif mengisi tausiah di Radio Republik Indonesia. Rekaman audio itu lalu direkam dan dijadikan kaset. Buya Hamka juga aktif mengisi kajian di TVRI.
Baca Juga: Mengabadikan Buya Hamka Melalui Digitalisasi Kaset Pita
"Tiga konten itu yang menjadikan
Buya Hamka bertahan sampai sekarang, Konten itu yang tak lekang oleh masa dan kekal," kata Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor itu.
Sebagai seseorang yang lahir dan tumbuh di Minangkabau terlebih di kampung halaman
Buya Hamka di Kabupaten Agam, buku hingga ceramah Buya Hamka berperan besar dalam mendidik dirinya.
"Saya jatuh cinta pada
Buya Hamka, begitu dekat di hati saya. Saya lahir di kampung, dekat dari kampung Buya Hamka. Sejak kecil, saya lahir seperti di
universe Hamka, keluarga saya baca hamka. Radio dengar Hamka," pungkas penulis Novel Biografi Buya Hamka itu.
Baca Juga: Ahmad Fuadi Angkat Sisi Cinta Tak Biasa Hamka di Novel Terbarunya(jqf)