Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Kiai Asep, Ulama yang Jadi Miliarder tapi Dermawan

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 23 Agustus 2022 - 18:15 WIB
Kisah Kiai Asep, Ulama yang Jadi Miliarder tapi Dermawan
Kiai Asep Chalim. (Foto: Langit7).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kiai Asep merupakan inspirasi M Mas'ud Adnan menulis buku berjudul 'Kiai Miliarder Tapi Dermawan'. Apalagi ulama tersebut memiliki gelar profesor.

Adnan mengatakan, punya cerita menarik bersama Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA. Adnan yang memiliki latar santri dan pengurus PWNU ini mengisahkan pengalamannya dengan Kiai Asep.

"Kiai Asep ini berbeda dengan kiai pada umumnya," kata Adnan dalam bedah buku Kiai Miliyarder Tapi Dermawan di Dewan Pers Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga: Ubah Hutan Angker Jadi Pesantren Internasional, Kiai Asep Dikira Pelihara Tuyul

Bila sebagian kiai mendapatkan bingkisan barang sebagai ucapan terima kasih dari jamaahnya, hal ini tidak berlaku dengan Kiai Asep. Dia justru berbuat sebaliknya, memberikan barang ke jamaah.

"Kalau sowan ke kiai ada bisyaroh, itu tradisi biasa karena tabarukan, bahkan Gus Dur pernah dikasih Rp5.000. Tapi, saat sowan ke Kiai Asep saya malah dikasih uang sama sarung," katanya.

Adnan mengatakan, sempat merasa tidak enak dengan pemberian tersebut. Dia ingin mengembalikan, namun dilarang oleh ajudan Kiai Asep, karena itu menjadi tradisi ulama yang menempuh pendidikan sampai S3 itu.

"Saya merasa tidak pantas, mau saya kembalikan. Begitu saya mau kembalikan ke ajudan beliau. Mereka malah melarangnya, karena akan membuat Kiai tersinggung," kata dia.

Lebih lanjut, dia berkata jelang Pilgub Jatim, dia dan Kiai Asep sama-sama mendukung salah satu pasangan calon, sehingga mereka lebih intensif bertemu.

Ketika itu, Kiai Asep selalu membawa yang di tasnya. Lalu saat pergi bersama ulama tersebut, semua biaya dan operasional ditanggung oleh Kiai Asep.

"Kemana-mana beliau keluarkan uang. Di tasnya selalu ada uang, pulangnya mesti habis," ujar Adnan.

Adnan pun sempat heran ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa menawarkannya membangunkan pondok pesantren, malah ditolak oleh Kiai Asep.

"Ini membangun paradigma baru. Inilah mengapa akhirnya saya tertarik bahwa sikap kedermawanan ini penting, di era kita kesulitan mencari keteladanan sosok nasional," ujar dia.

Tak banyak orang yang tahu bahwa Kiai Asep ini merupakan putra salah satu pendiri Nahdatul Ulama, KH Abdul Chalim Leuwimunding, Majalengka.

Bukan karena tak ada yang mengenalnya, namun Kiai Asep memang enggan memberi tahu atau menunjukkan diri ke publik. Belum lagi masa kecil ulama tersebut sempat dibayangi kesulitan materi.

"Beliau ditinggal wafat oleh sang ayah saat kelas 2 SMA. Seketika itu beliau berhenti sekolah karena tidak ada yang membiayai. Agar bisa makan, dia mencari sisa makanan santri," ujarnya.

Saat ini Kiai Asep memiliki Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang dibangun pada tahun 2016. Jumlah santrinya kini berjumlah 10.000 orang dan terkenal sebagai pondok unggulan.

"Hebatnya, santrinya banyak diterima di universitas di seluruh dunia. Apalagi di dalam negeri. Kualitas dan prestasi santri Amanatul Ummah bisa diterima di berbagai PTN," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)