Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tingkat Residu Rendah, Produk Pesantren Binaan BI Sukses Masuk Pasar Jepang

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 27 Agustus 2022 - 11:02 WIB
Tingkat Residu Rendah, Produk Pesantren Binaan BI Sukses Masuk Pasar Jepang
Ilustrasi petani cabai. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS BI) menggelar pembinaan dan pendampingan 10 pesantren di Jawa Barat. Program ini menggandeng Lembaga Pengabdian pada Masyarakat IPB University.

Pesantren-pesantren tersebut dibina dalam pertanian hortikultura cabai menggunakan teknologi smart-farming. Cabai ini diproduksi dengan teknologi smart-farming di dalam 10 greenhouse seluas total 10.000 m2. Dari lahan tersebut, dalam satu bulan bisa menghasilkan sekitar 40 ton.

Baca juga: Ubah Hutan Angker Jadi Pesantren Internasional, Kiai Asep Dikira Pelihara Tuyul

Menurut Kepala DEKS-BI Arief Hartawan, dengan mengembangkan teknologi pertanian ini, pesantren-pesantren tersebut dapat berproduksi sepanjang tahun, tidak tergantung kepada cuaca.

"Diharapkan suplai hasil produksi pesantren ini akan mendukung permintaan pasar sepanjang tahun, terutama untuk kebutuhan domestik," kata Arief dalam keterangan tertulis dikutip Langit7, Sabtu (27/8/2022).

Sementara untuk permintaan pasar ekspor, saat ini produk dari pesantren-pesantren binaan DEKS-BI ini berhasil lolos quality control masuk ke pasar Jepang. Produk dari pesantren binaan ini memiliki tingkat residu pestisida yang sangat rendah hanya 0,01 ppm (parts per million).

“Jepang itu terkenal sebagai negara paling ketat di dunia untuk produk-produk makanan dan produk hasil pertanian. Alhamdulillah produk hortikultura dari pesantren ini bisa masuk ke pasar Jepang," tambahnya.

Baca juga: Menko PMK: Presiden Dukung Pengembangan Pesantren Al-Mukmin Ngruki

Arief melanjutkan, sisi kualitas produk pesantren binaan yang sudah teruji di pasar Jepang, diharapkan dapat memudahkan membuka pintu pasar global lainnya.

"Kami optimis bahwa inovasi program ini dapat direplikasi ke pesantren-pesantren lain, mendorong pesantren menjadi lokomotif untuk adopsi teknologi dan mengoptimalkan sumber-sumber daya ekonomi potensial untuk mendukung ketahanan pangan nasional termasuk pemulihan ekonomi nasional” tegas Arief.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)