LANGIT7.ID, Jakarta - Di era yang semakin canggih seperti sekarang, memelajari apapun sangat mudah, di antaranya dapat melalui google, youtube, dan aplikasi-aplikasi pembelajaran lainnya. Namun kecanggihan teknologi tersebut tetap tidak bisa menggantikan peran para pengajar dalam dunia pendidikan.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menekankan, secanggih apapun teknologi yang kini berkembang pesat, tidak akan bisa menggantikan peran guru dan dosen di dunia pendidikan.
"Tidak mungkin guru dan dosen digantikan dengan mesin," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (29/8/2022).
Meski demikian, lanjut Nadiem, memang tidak bisa dipungkiri kecanggihan teknologi sangat membantu dan memerkuat dalam dunia pendidikan.
Baca Juga: Mendikbudristek Dorong Konsep Hidup Berkelanjutan Lewat Global Arts and Culture Recovery FundIa menjelaskan, bahwa kehadiran teknologi dapat mengeliminasi hal yang tidak berdampak pada murid dan hanya merepotkan guru. Hal tersebut kini tengah ia upayakan dan perbaiki.
"Bagi kami mau gantikan dulu dengan otomasi, itu dulu. Kalau guru-gurunya tugasnya adalah mengisi permintaan birokrasi administrasi menteri, kepala dinas organisasi, kapan dia bisa memberikan waktu untuk coaching, untuk diskusi dengan murid," ujarnya.
Nadiem mengungkapkan bahwa ia telah membuat sebuah aplikasi khusus bernama Merdeka Mengajar yang diperuntukan bagi para guru untuk saling berbagi hasil karya mereka dalam menunjang pendidikan dan pembelajaran. Ini merupakan salah satu fungsi teknologi dalam bidang pendidikan untuk memberikan wadah bagi guru berkreasi.
"Guru bisa memamerkan hasil karya dia. Merekam video,
lesson plan. Dia bisa juga mendapatkan acuan. Semuanya dalam satu aplikasi," jelasnya.
Aplikasi tersebut telah digunakan lebih satu juta aktif pengguna. Hadirnya aplikasi tersebut diharapkan guru-guru di Jakarta mampu berkolaborasi dengan guru-guru di Maluku.
"Teknologi tidak menggantikan manusia, tetapi menguatkan manusia untuk memerkuat Merdeka Belajar," ujar Nadiem.
Baca Juga: Hacker Merajalela, Ini Tips Lindungi Data Pribadi dari Cyber AttackBaca Juga: Ma’ruf Amin: Pendidikan dan Kesehatan jadi Modal Kemajuan Bangsa(zhd)