LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sejumlah selebritas dan influencer Indonesia beramai-ramai meluapkan rasa kecewanya terhadap tuntutan jaksa terhadap terdakwa Nadiem Anwar Makarim yaitu 18 tahun penjara atas kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Usai sidang pembacaan tuntutan berlangsung pada Rabu (13/5), kepada wartawan Nadiem mengatakan, "Pertama ini adalah hari yang sangat-sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata yang bisa menjelaskan perasaan kata mulai dari keputusan kemarin saudara Ibam mendapat vonis 4 tahun penjara."
Sontak hal tersebut mengundang respons kecewa dari berbagai kalangan. Melalui media sosial sejumlah selebritas dan influencer pun buka suara, menyayangkan situasi hukum dan keadilan yang tengah terjadi dia Tanah Air terhadap Nadiem secara khusus, maupun kepada masyarakat secara umum.
Mulai dari Maudy Ayunda, Raline Shah, Inul Daratista hingga influencer Ferry Irwandi, Jerome Polin, dan konten kreator finansial Raymond Surya Chin.
Maudya Ayunda melalui Instagram story menuliskan pendapatnya dalam Bahasa Inggris, "This is heartbreaking and infuriating" disertai gambar tangkapan layar pemberitaan Nadiem.
Baca juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp4,87 T Atas Kasus Korupsi ChromebookIa menambahkan, kurang lebih diterjemahkan sebagia berikut: "Hati saya hancur untuk Indonesia dan rakyatnya yang berbakat dan berhati baik. Mereka sekarang pasti harus berpikir seribu kali sebelum bekerja di/dengan pemerintah dalam kapasitas apa pun."
Maudy pun menyatakan empatinya terhadap istri serta anak Nadiem.
Lalu Raline Shah mengunggah sebuah foto Nadiem disertai keterangan, "Justice for Nadiem".
Berbeda dengan Inul Daratista yang mengunggah tulisan dalam Instagram Storynya, diantaranya:
"Makanya dari dulu aku dirayu masuk parlemen dan anggota dewan ra sudi- ga mau!!! Biar dijanjiin dikasih duit milyaran, sampe dimentorin klo ga bisa akan diback up dari belakang, dan sekolahku yang cuma tamatan SD-SMP bs dipoles, aku ra sudi, haram hukume!!!
Menyakiti hati rakyat, makan duit rakyat, nyikso hatine rakyat, bahayanya apalagi kalau jadi tumbal. alemoooong..Konoha mas sah bagi kalian yang uripe cuma bisa memperkaya diri sendiri.
Tak ketinggalan Ferry Irwandi, ia menyoroti kasus korupsi Nadiem Makarim ini sebagai proses hukum yang berjalan aneh.
"Saya termasuk keras mengkritik kebijakan Pak Nadiem saat menjabat Menteri, tapi melihat bagaimana proses hukum Pak Nadiem terjadi jelas itu tidak bisa dibenarkan atau diwajarkan. Balik lagi, ini kasus Tipikor Pengadaan, dari sejauh fakta persidangan yang ada, benar-benar nggak masuk akal. Menurut pendapat saya, ini sama anehnya dengan yang menimpa ibam dan sangat dipaksakan," tulisnya.
Tak hanya menyoroti Nadiem yang dituntut 18 tahun penjara dalam kasus ini, Ferry juga berkomentar mengenai nama lain yang juga terserat dan bahkan telah dijatuhi vonis. Termasuk juga soal anggaran kaos kaki di Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kesiksa banget ngeliat belakangan yang terjadi sama Pak Nadiem sama Mas Ibam, sama Mas Wawan sama Mas Khariq. Meanwhile di saat yang bersamaan, anggaran kaos kaki 6,9 miliar di BGN tidak dipermasalahkan. PPP di kasus korupsi Chromebook yang menerima uang kickback tidak ditangkap. uang sitaan korupsi dipamerkan triliunan ang kita nggak tahu siapa koruptornya, Hebat banget! hebat!," tulis Ferry menambahkan.
Jerome Polin pun ikut buka suara. Ia yang punya mimpi menjadi menteri pendidikan di Indonesia menilai tuntutan jaksa terhadap Nadiem bisa berbuntut panjang hingga bisa mempengaruhi banyak orang untuk tidak mau bekerja di ataupun dengan pemerintah.
"Liat mas Nadiem dipenjara 18 tahun, ujung-ujungnya semua orang berkualitas dan berintegrasi bakal takut masuk ke/bekerja dengan pemerintah, akhirnya diisi oleh orang-orang yang korup. we are doomed, aren't we?" tulis Jerome.
"Udah speechless. Semua bukti di persidangan nggak dianggap. Gak bisa nemui kesalahan, tapi tetep dihukum. Bahkan hukumannya lebih berat dari banyak kriminal dan koruptor," tambahnya.
"Sebagai orang yang punya impian untuk menjadi Menteri Pendidikan dan berkontribusi untuk Pendidikan Indonesia aku sedih dan patah hati banget. Aku yakin gak cuma aku, tapi semua orang yang punya panggilan untuk berkontribusi untuk Indonesia, orang-prang yang baik, berintegritas, dan tulus, akan takut dan gak mau ambil resiko kalua berakhir seperti ini," ungkap Jerome.
Baca juga: Nadiem Sangat DisayangkanRaymond Surya Chin menilai, tuntutan Nadiem hingga 18 tahun serta uang pengganti Rp5,7 T merupakan hukuman terberat yang pernah ada di era reformasi.
"Tuntutan 18 tahun dan uang pengganto 5,7 T officialy record tuntutan terbrutal untuk ex-Menteri era reformasi. Tapi project MBG yang KPK sendiri bilang ada 8 potensi korupsi+bikin 21.254 anak keracunan, pejabat tersangka: 0. What a show. what a fcked up show," tulis Raymond.
Diberitakan sebelumnya, Nadiem Anwar Makarim dituntut 18 tahun penjara atas kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Rabu, 13 Mei 2026.
Selain itu, Nadiem juga dituntut membayar denda Rp1 miliar atau pengganti penjara 190 hari serta uang pengganti Rp809 miliar dan Rp4,87 triliun atau pengganti penjara sembilan tahun.
Dalam tuntutannya, jaksa meminta Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta agar menyatakan terdakwa Nadiem Makarim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim Jadi Alasan Utama Status Tahanan Rumah(lsi)