LANGIT7.ID, Jakarta - Ukelele merupakan salah satu alat musik favorit masyarakat Indonesia. Bahkan sebuah komunitas Musik Ukelele di Maluku merencanakan Hari Musik Ukulele Maluku setiap 4 September.
Hal tersebut sebagai upaya melestarikan budaya. Koordinator komunitas Moluccan Ukulele, Nico Tulalessy mengatakan, pencanangan hari ukulele di Maluku diharapkan dapat memotivasi anak-anak di Maluku untuk melestarikan budaya, sekaligus membangkitkan wisata musik khususnya musik ukulele.
"Kita percaya musik ukulele hadir membawa kebaikan untuk Maluku, dan pencanangan hari musik ukulele akan mempengaruhi anak-anak di Maluku untuk bermain ukulele," katanya dikutip Antaranews, Selasa (6/9/2022).
Baca Juga: Tumbuhkan Cinta Rasul, Ini 5 Lagu Edukasi Islam untuk Si KecilDengan adanya kegiatan tersebut, lanjutnya, tak semata hanya sekedar bermain ukulele saja tapi juga mengedukasi masyarakat serta merangkul para musisi untuk bergabung bersama membangun Maluku.
"Selama ini para musisi bergerak sendiri tetapi ketika bergabung di hari ini ada nilai kebersamaan karena di dukung pemerintah, masyarakat, orang tua juga media," jelasnya.
Nico memaparkan bahwa pihaknya akan mengumpulkan dana donasi yang merupakan dukungan dari berbagai pihak, guna membantu ketersediaan ukulele bagi anak-anak Maluku.
Ia menambahkan bahwa sejauh ini pihaknya telah mendapatkan bantuan berupa alat musik ukulele sebanyak 90 unit dari swasta. "Yang terdata di kami sebanyak 1.500 pemain ukulele yang tersebar di Maluku termasuk anak-anak Maluku di Papua," ujar Nico.
Baca Juga: Usia Berapa Anak Boleh Dengar Lagu Cinta-cintaan?(zhd)