LANGIT7.ID, Jakarta -
Orang Betawi harus tetap optimis bersaing karena memiliki Allah SWT. Saat ini kerja keras menjadi kunci bagi mereka yang ingin mengadu nasib di Ibukota.
Kojek Rap Betawi menilai potensi gagal dalam berkarier di Jakarta cukup besar, sebab banyak saingan yang dihadapi. Namun penduduk asli harus yakin dengan kuasa Allah SWT yang maha memberi rezeki.
"Makanya oang Betawi alhamdulillahnya sama agama kayak gigi sama gusi tidak bisa dipisahkan," ujar Kojek kepada Langit7 beberapa waktu lalu.
Dia melanjutkan, dalam prinsip orang Betawi ada namanya 'ngasosi' yaitu ngaji, salat, dan silat. Tujuannya untuk kebutuhan dunia dan akhirat.
Baca Juga: Komunitas Bekasi Inisiasi CFD Pakai Busana Adat Betawi"Ngaji buat bekal kita ke akhirat, salat juga buat bawa kita ke akhirat dan bekal kita di dunia supaya jadi orang sabar dan lain-lain, kemudian silat buat menjaga kita di dunia," ucapnya.
Oleh karena itu, ia pribadi sebagai orang Betawi mengaku tidak pernah takut akan rezeki dan maut. Sebab semua sudah diatur oleh Allah SWT.
"Karenakan dalam hidup ini harus punya pegangan. Apa pun yang kita kejar, dan kita cita-citakan kalau tidak ada doa dari ibu dan kita sendiri itu tidak akan berhasil membuat gue. Jadi jangan lupa sama doa dan usahanya," kata Kojek.
Lebih lanjut, Kojek berkata hanya berharap siapapun yang datang ke Jakarta, mereka benar-benar mendapatkan cita-cita dan cintanya di Jakarta.
"Tapi, jangan lupa cintanya dia juga dikembalikan ke Jakarta, makanya gue bilang siapapun boleh datang kemari," kata dia.
(bal)