LANGIT7.ID, Jakarta - Empat laga dijalani Persik Kediri bersama pelatih baru Divaldo Alves, tetapi baru satu gol yang bisa disarangkan. Dengan kata lain, penyakit lama Persik yang sulit mencetak gol belum bisa dituntaskan dengan cepat.
Dia mengakui setelah empat laga memimpin di pinggir lapangan, hasil terbaik yang bisa diraih hanya dua kali imbang dan dua lainnya berakhir dengan kekalahan.
Di samping hasil negatif yang tidak berhenti menghantui, pemain berjuluk Macan Putih tampak punya masalah dalam membobol gawang lawan. Padahal menurutnya permainan tim sudah membaik.
"Dalam pandangan saya di tiga pertandingan terakhir, sebenarnya kami mampu mengontrol pertandingan. Kami berhasil menciptakan peluang, tetapi yang terus jadi masalah adalah finishing," ujarnya, dikutip Jumat (23/9/2022).
Baca Juga: Jeda Kompetisi, PSIS Semarang Gelar Latihan FisikMasalah ini sejatinya telah tercium sejak turnamen pra musim. Kala itu, Persik cuma bisa menyarangkan satu gol dari tiga pertandingan, itu pun via penalti.
Torehan gol Persik tetap seret saat kompetisi dimulai. Tercatat saat ini Persik baru bisa membobol gawang lawan empat kali. Divaldo Alves menganggap jika masalah ini teratasi, Persik lebih mudah untuk mendapatkan tiga poin.
"Jika ditanya kondisi, saya rasa semua pemain pasti sedih karena tim ini tentu sangat ingin meraih hasil positif. Tapi jika kami mampu mencetak gol, tentu semuanya akan lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: Lagi Naik Daun, Nasu Palekko Kuliner Pedas Khas BugisDemi memperbaiki kekurangan tersebut, Persik kini tengah melangsungkan training center (TC). Pemusatan latihan ini diharapkan bisa mengatasi catatan-catatan negatif tersebut.
"TC ini saya harap bisa memperbaiki kekurangan tersebut. Saya juga berharap selain fokus di pembenahan taktik dan strategi, tapi saya juga memang menitikberatkan peningkatan pemain dari aspek fisik," tuturnya.
(zhd)