LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 tips
atur keuangan untuk menghadapi resesi 2023. Kondisi ini sudah diproyeksikan Menteri Keuangan,
Sri Mulyani dan harus disiapkan dari sekarang.
Pengamat Perbankan, Keuangan, dan Investasi UGM, I Wayan Nuka Lantara menjelaskan, proyeksi akan
resesi tersebut dikarenakan lonjakan inflasi sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina.
Akibatnya diberlakukan kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral di negara Eropa dan Amerika, dengan menaikkan tingkat bunga acuan. Sehingga akan bakal berdampak pada kebijakan bank sentral di negara lainnya.
Baca Juga: DPR Ingatkan Menkeu Sri Mulyani Tak Anggap Remeh Resesi Ekonomi"Bunga acuan yang meningkat berdampak pada biaya modal dan bunga kredit yang akan ditanggung bisnis juga akan naik. Dampak lanjutannya biasanya diikuti oleh mata uang lokal yang melemah terhadap mata uang asing," kata dia seperti dilansir laman UGM, dikutip Ahad (2/10/2022).
Untuk itu, masyarakat harus bijak dalam mengelola keuangannya. Berikut tips Wayan untuk mengelola keuangan pribadi dalam menghadapi ancaman resesi.
1. Cari alternatif tambahanSalah satu tips yang dianjurkan Wayan adalah mencari alternatif tambahan penghasilan di luar gaji tetap. Di antaranya seperti memanfaatkan hobi untuk bisnis atau berjualan online
2. Identifikasi pengeluaranMelakukan identifikasi ulang pada pos-pos pengeluaran juga penting dilakukan. Di saat yang sama sembari mencari celah untuk melakukan penghematan pada pos-pos pengeluaran yang kurang penting atau yang bisa ditunda.
3. InvestasiWayan menyebutkan, investasi selama ini terbukti menjadi cara yang efektif untuk melawan dampak negatif inflasi. Caranya, dengan mengarahkan budget investasi kepada instrumen yang tergolong aman.
"Jenis investasi yang aman dilakukan antara lain deposito, emas, dan surat berharga yang diterbitkan oleh negara," ungkapnya.
(bal)