LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI,
Kamrussamad meminta Menteri Keuangan (Menkeu)
Sri Mulyani untuk tidak meremehkan ancaman resesi ekonomi yang terjadi saat ini. Terlebih, Sri Lanka menjadi salah satu contoh nyata dampak dari resesi tersebut.
Kamrussamad mengatakan struktur dan fundamental ekonomi Indonesia lebih kuat dibandingkan
Sri Lanka. Namun, hal itu bukan berarti Indonesia bebas ancaman
resesi.
Baca Juga: Milenial Dituding jadi Pemicu Melonjaknya Inflasi di AS"Krisis Sri Lanka dipicu salah satunya oleh krisis utang. Rasio utang to PDB mencapai 117 persen. Sementara rasio utang Indonesia saat ini 38 persen terhadap PDB. Meski demikian, di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, rasio ini bisa meningkat," ujar Kamrussamad dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (19/7/2022).
Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa Badan Moneter Dunia (International Monetary Fund/IMF) memprediksi ekonomi global ke depan semakin suram. Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg, Indonesia masuk ke dalam 15 negara di dunia yang terancam resesi bersama Sri Lanka, Korea Selatan, Jepang, China, Hongkong, Australia, Taiwan, Pakistan, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan India.
"Indikator ekonomi Indonesia saat ini memang lebih baik. Tapi
trajectory-nya mirip dengan lintasan negara-negara yang mengalami resesi," ungkapnya.
Baca Juga: Pengamat Nilai Indonesia Tak Bernasib seperti Sri Lanka, Ini AlasannyaMenurut Kamrussamad, pertumbuhan ekonomi yang positif tidak menjadi jaminan. Dia mencontohkan pertumbuhan ekonomi lebih dari 8 persen pada 1996, namun pertengahan 1997 terjadi krisis.
Di sisi lain, Kamrussamad menuturkan cadangan devisa Indonesia saat ini sudah berkurang sekitar 12 miliar dolar AS sejak September 2021. Bahkan, terus berkurang dalam empat bulan terakhir.
"Apalagi ditambah tren
capital outflow akibat kenaikan suku bunga The Fed. Belum lagi trend harga komoditas mulai menurun sekarang. Ini berpotensi mempercepat krisis valuta," tuturnya.
Baca Juga:
Inflasi AS Melambung Tinggi, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia
Inflasi Mengancam Indonesia, Ekonom Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat(asf)