LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Timur,
Emil Elestianto Dardak, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengawal penanganan seluruh korban dalam
tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pihaknya akan terus memastikan korban luka-luka mendapatkan penanganan medis sebaik mungkin.
Berdasarkan keterangan Menko PMK Muhadjir Effendy, total korban tragedi Kanjuruhan, Malang mencapai 448 orang, dengan rincian 302 luka ringan, 21 luka berat dan 125 meninggal dunia.
Emil mengatakan, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa menghubungi Posko Crisis Center yang berada di halaman Balai Kota Malang. Bisa langsung datang ke lokasi. Jika tidak memungkinkan, bisa menghubungi nomor 0821 4010 3223.
Baca Juga: Simpang Siur Data Korban Tragedi Kanjuruhan, Wagub Jatim: Ada Multiple Entry
"Fokusnya adalah pada penanganan korban, di mana kemarin (Ahad) 125 sudah diidentifikasi berkat dukungan Polri dan rumah sakit," kata Emil Dardak dalam keterangan pers, Senin (3/10/2022).
Emil menyebut pihak pemprov Jatim bekerjasama dengan tenaga kesehatan setempat dan kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap korban. Penanganan terhadap korban masih menjadi fokus penting.
Saat berkunjung ke lokasi, Emil menemukan ada tiga pasien yang dirawat di rumah sakit. Dua pasien sudah dirawat sejak awal, dan satu pasien lain merupakan pasien rujukan dari puskesmas. Pasien itu mengalami luka di bagian tangan dan membutuhkan perawatan medis intens.
"Penanganan korban masih membutuhkan atensi yang penting. kunjungan Ibu gubernur ke lokasi, ke rumah duka, memberikan bantuan, adalah hasil dari melihat kondisi di lapangan," kata Emil.
Baca Juga: Mahfud MD Pimpin Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Segera Ungkap Tersangka
Emil juga menyampaikan perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, untuk melakukan investigasi terkait kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Jokowi juga memerintahkan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan (Iwan Bule) untuk menghentikan sementara Liga 1 Indonesia.
Kepada Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur, Jokowi memerintahkan agar memonitor khusus layanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit. Ini penting dilakukan agar para koran mendapatkan pelayanan terbaik.
"Nah, kalau kaitannya dengan arahan Bapak presiden kepada Menpora, Kapolri, Ibu Gubernur tentu selalu senantiasa taat asas dan memberikan dukungan yang terbaik, termasuk ikut mendampingi kunjungan tersebut," ucap Emil.
(jqf)