LANGIT7.ID, Kab. Pasuruan - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf ikut prihatin dan merasakan kesedihan yang dialami keluarga para suporter Aremania yang meninggal dalam
tragedi Kanjuruhan.Menurut Irsyad, dari 125 korban meninggal, sebagian kecil merupakan warga Kabupaten Pasuruan.
"Ada beberapa orang yang ternyata warga kami. Atas nama pribadi dan Pemkab Pasuruan, saya sampaikan rasa bela sungkawa kepada seluruh keluarga korban. Saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan," katanya melansir laman resmi Pemkab Pasuruan dikutip Senin (3/10/2022).
Baca juga: Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot Buntut Tragedi KanjuruhanTak hanya itu, orang nomor satu di Pasuruan ini juga mengintruksikan seluruh camat untuk menginventarisir data para korban, sampai benar-benar fix.
"Saya perintahkan semua camat untuk update data sekaligus menginventarisir semua warganya yang menjadi korban kemarin malam. Baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Harus update terus sampai betul-betul fix datanya.
Dia meminta Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa pihak terkait untuk proaktif dan memberikan pertolongan medis, kepada para korban yang mengalami luka-luka secara maksimal. Kemudian, memfasilitasi penjemputan jenazah para korban.
"Untuk yang meninggal dunia saya minta petugas RSUD Bangil dan Grati untuk bisa memfasilitasi penjemputan, dan yang luka-luka segera diobati," pintanya.
Terhadap para korban, Irsyad berdo'a agar seluruh amal ibadah para korban, diterima oleh Allah Ta'ala dan para keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan.
Baca juga: Soal Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Sindir Stasiun TV Kejar Rating"Saya ikut berduka atas musibah yang terjadi kemarin malam. Mudah-mudahan seluruh amal ibadah para supporter Aremania diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," harapnya.
Irsyad juga berharap, agar ke depan tidak ada kejadian serupa yang terulang kembali, sebab menurutnya, tak ada sepakbola seharga 1 nyawa manusia.
"Tidak ada sepakbola seharga satu nyawa sekalipun. Semoga ada hikmah di balik semua ini. Mudah-mudahan negara bisa menyelesaikan permasalahan ini, di tengah meningkatnya prestasi sepakbola negeri kita di mata dunia," tutupnya.
(sof)