Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Kesaksian Penyintas Tragedi Kanjuruhan: Ada Polisi Tolak Tolong Korban

fajar adhitya Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:13 WIB
Kesaksian Penyintas Tragedi Kanjuruhan: Ada Polisi Tolak Tolong Korban
Petugas Brimob menembakkan gas air mata ke arah penonton (foto: antara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang penyintas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang menceritakan peristiwa yang terjadi saat kerusuhan pecah pada Sabtu (1/10/2022) malam. Dia menyaksikan sejumlah penonton pingsan akibat gas air mata yang ditembakkan kepolisian.

Dia mengaku duduk di bangku VIP selama laga Arema FC vs Persebaya. Pertandingan berjalan lancar dan aman hingga pluit panjang.

“Ini bukan kerusuhan tapi insiden, kelalaian kita semua terutama dari pihak Brimob yang saya tahu tidak bisa menahan diri,” katanya dalam konferensi pers YLBHI, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Presiden Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan

Menurutnya, tembakan pertama gas air mata dilesatkan ke area lapangan bagian utara. Menyusul kemudian gas mata ditembakkan ke sentel ban (lintasan tepi lapangan), tapi tidak melewati pagar pembatas.

Asap gas air mata membumbung membuat suasana stadion dilanda kepanikan, tapi para penonton di tribun tidak kunjung keluar. Lalu tembakan kedua di sentel ban tersebut menyasar ke area selatan karena sebagian penonton yang turun ke lapangan.

"Begitu ditembakkan langsung diarahkan ke tribun penonton sebelah selatan dua kali, tiga kali. Saya tidak tahu kabarnya bahwa gate 10, 11, 12, 13 14 ada yang tutup karena saya posisi di VIP,” lanjutnya.

Akhirnya, banyak berjatuhan korban pingsan dari para penonton. Dia melihat seorang wanita pingsan dibopong oleh tiga rekannya menghampiri sebuah mobil dekat bangku pemain yang dijaga empat personel Brimob.

Baca juga: Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Dorong Evaluasi Tata Kelola Sepak Bola Indonesia

“Jadi sudah keadaan genting itu suporter wanita yang pingsan dibawa ke mobil (yang dikira) ambulans ditolak sama pihak Brimob, malah didorong tameng, saya tahu sendiri eskpresi mereka (seolah-olah mengatakan) jangan dekati mobil saya,” katanya.

Penolakan Brimob untuk membantu korban yang pingsan tidak hanya itu saja. Beberapa saat berikutnya menyusul pula korban pingsan ke mobil tersebut, tapi lagi-lagi mendapat pengusiran.

"Sampai saat itu barulah si Brimob mulai agak arogan dan kawan-kawan pun juga merasa tidak ada yang membantu, mereka mencari jalan keluar sebisanya,” kata dia.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)