Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

7 Jurus Jitu Pemerintah Melawan Lonjakan Kasus Covid-19

azhar azis Selasa, 06 Juli 2021 - 02:31 WIB
7 Jurus Jitu Pemerintah Melawan Lonjakan Kasus Covid-19
Ilustras Covid-19. Foto: Langit7.id/ iStock
LANGIT7.ID - Puncak atau lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi terjadi hingga pertengahan bulan ini. Harapannya, dengan penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021, laju penularan Covid-19 dapat dicegah.

Butuh kerja keras dan jurus jitu dari pemerintah untuk membalikkan prediksi tersebut. Menilik laporan harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, lonjakan dratis kasus positif Covid-19 terjadi pada Kamis, 24 Juni 2021 sebanyak 20.574 kasus baru. Sejak terjadinya lonjakan, kenaikan kasus Covid-19 terus merangsek hingga mendekati angka 30.000 pada Senin, 5 Juli 2021.

Bisa dibayangkan, berapa banyak orang lagi yang akan terpapar jika tren ini terus naik hingga pertengan Juli 2021? Satgas Covid-19 melaporkan sebanyak 29.745 kasus baru Covid-19 pada Senin (5/7) dengan total 2.313.829 kasus. Dalam rentan waktu 12 hari terakhir, terjadi penambahan sebanyak 280.048 kasus dari total 2.053.995 orang pada 23 Juni 2021 lalu.

Fakta lain, lonjakan kasus Covid-19 pada Senin (5/7) menjadi rekor tertinggi selama pandemi pada Maret 2020 lalu. Satgas Covid-19 juga mencatat angka kematian tertinggi selama masa pandemi yaitu sebanyak 558 kasus sehingga jumlah pasien meninggal menjadi 61.140 orang.

“Sampai tanggal 13-14 Juli kemungkinan kasus masih akan tetap naik karena masa inkubasi virusnya,” kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dilansir Anadolu Agency, Senin (5/7).

Luhut ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin PPKM Darurat di Jawa-Bali. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah ingin terjadi penurunan mobilitas masyarakat hingga 50 persen khususnya di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa. Dengan kebijakan PPKM Darurat, angka penularan Covid-19 bisa ditekan.

Berikut lima jurus pemerintah sebagai upaya menaklukkan penularan virus asal Wuhan, China, tersebut sejak sekarang hingga pertengahan Juli mendatang.

1. PPKM Darurat Jawa-Bali

Pemerintah menerapkan PPKM Darurat pada 3-20 Juli mendatang di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Sesuai prediksi, puncak Covid-19 terjadi pada pertengahan Juli 2021. Pemerintah meyakini PPKM Darurat merupakan kebijakan tepat dan lebih ketat dari sebelumnya.

Keputusan tersebut diumumkan langsung Presiden Joko Widodo pada Kamis (1/7). "Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Menteri Luhut mengatakan, pengetatan aktivitas melalui PPKM Darurat mewajibkan perkantoran sektor non-esensial menerapkan bekerja dari rumah (WFH) untuk seluruh karyawannya. Mal, restoran, rumah ibadah, dan fasilitas umum tidak boleh beroperasi selama PPKM Darurat. Meski begitu, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan boleh menjual kebutuhan sehari-hari. Namun, dibatasi hingga pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Jodi Mahardi mengingatkan, penyebaran varian Delta dapat dicegah dengan penurunan mobilitas hingga 50 persen. “Dengan varian Delta saat ini, estimasi kami membutuhkan penurunan 50 persen (mobilitas warga)," kata Jodi yang juga Juru Bicara Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, saat konferensi pers virtual, Senin (55/7).

Berdasarkan pemantauan melalui data milik Facebook, Google dan NASA, masih terjadi mobilitas tinggi di tiga Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sejak PPKM Darurat diberlakukan. Selain PPKM Darurat, Pemerintah juga berupaya meningkatkan kapasitas tes Covid-19 menjadi 400 ribu per hari.

2. Produksi Oksigen untuk Medis

Menteri Luhut Binsar Panjaitan meminta stok oksigen industri dialihkan untuk kebutuhan medis. Hal itu disampaikan Luhut menyikapi kelangkaan stok oksigen di sejumlah tempat. Namun, dia menjamin suplai oksigen medis tersedia untuk menangani lonjakan kasus Covid-19.

"Saya minta 100 persen produksi oksigen untuk kepentingan medis terlebih dahulu, artinya seluruh alokasi industri harus dialihkan ke medis,” jelas Luhut, dilansir Anadolu Agency, Senin (5/7).

Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kesehatan akan membuat database produsen dan distributor untuk ketersediaan oksigen, baik dengan memproduksi dari dalam negeri maupun melakukan impor.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Pemerintah mengalihkan kapasitas produksi oksigen dalam negeri dari kebutuhan industri menjadi keperluan medis. Pemerintah juga berencana mengimpor tabung oksigen untuk memenuhi kebutuhan di ruang perawatan darurat yang terus ditambah akibat lonjakan pasien Covid-19.

"Kami sudah mendapatkan komitmen agar konversi oksigen industri ke medis diberikan sampai 90 persen,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja dengan DPR RI, Senin (5/7).

Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) menyatakan kebutuhan oksigen di rumah sakit meningkat secara mendadak selama sebulan terakhir. Menurut Sekretaris Jenderal Persi Lia Partakusuma, stok oksigen medis sebenarnya memadai namun distribusinya belum berjalan lancar karena frekuensi kebutuhan seluruh rumah sakit meningkat.

"Biasanya rumah sakit hanya mengisi ulang dua kali dalam satu minggu, saat ini ketika pagi sudah diisi kemudian sore harinya sudah habis,” kata Lia, dilansir Anadolu Agency.

Frekuensi pengiriman oksigen medis ke rumah sakit terus ditambah. Di lains sisi, keputusan rumah sakit untuk menutup sementara layanan bagi pasien Covid-19 sulit dihindari dalam situasi sekarang ini. "Mereka (rumah sakit) khawatir apabila ada pasien yang membutuhkan oksigen namun stoknya tidak ada akan dituntut masyarakat karena tidak melayani dengan baik,” ujar dia.

Rumah Sakit Al Islam, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, menyatakan tidak bisa menerima pasien dengan keluhan sesak napas sejak Ahad hingga Rabu karena terbatasnya stok oksigen.

Direktur Utama RS Al Islam, Muhammad Iqbal, mengatakan keputusan ini terpaksa mereka ambil karena distribusi oksigen sempat terhambat. "Kami memutuskan untuk menghentikan dulu pelayanan bagi pasien baru dengan keluhan sesak untuk mempertahankan ketersediaan oksigen yang masih ada untuk pasien yang masih ada di rumah sakit,” kata Iqbal kepada Anadolu Agency, Senin.

Akhir pekan lalu, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta juga sempat kehabisan stok oksigen. Sebanyak 33 pasien meninggal selama oksigen sentral di rumah sakit tersebut habis.

Juru bicara RS Sardjito Banu Hermawan mengatakan 33 pasien tersebut sebenarnya tetap mendapatkan suplai oksigen menggunakan tabung, namun akhirnya meninggal karena kondisi mereka sudah berat dan kritis.

3. Asrama Haji Jadi RS Darurat

Selain memastikan ketersediaan suplai oksigen, pemerintah menjadikan Asrama Haji Pondok Gede sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19. Asrama Haji Pondok Gede memiliki kapasitas satu gedung untuk perawatan intensif, lima gedung untuk perawatan pasien Covid-19 gejala sedang, dan dua gedung untuk asrama perawat dengan total kapasitas tempat tidur sebanyak 785.

Keputusan ini sesuai Instruksi Menteri Agama Nomor 3 tahun 2021 tentang Pemanfaatan Asrama Haji Sebagai Tempat Penanganan Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) untuk Isolasi Mandiri dan/atau Keperluan Darurat Lainnya. Selain ruang isolasi mandiri, Kemenag menyiapkan delapan gedung Asrama Haji Pondok Gede untuk perawatan pasien Covid-19.

Kemenag mencatat hingga Senin terdapat 1.054 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di delapan asrama haji di Indonesia. Kedelapan asrama haji itu terletak di wilayah Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Semarang, Ambon, DI Yogyakarta, Gorontalo, dan Lombok.

“Siang ini, data kami mencatat ada 1.054 pasien Covid-19 yang melakukan isolasi di asrama haji,” kata Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab.

Asrama Haji Sukolilo di Surabaya menjadi tempat yang paling banyak digunakan sebagai isolasi, yakni 506 orang. Mereka menempati 169 kamar dari 245 yang tersedia. “Masih ada 76 kamar di Surabaya. Mereka yang isolasi di asrama haji adalah pasien Covid-19 yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala atau OTG,” ujar Saiful.

Sementara Asrama Haji Balikpapan digunakan oleh 197 pasien yang melakukan isolasi. Asrama Haji Pondok Gede Jakarta dihuni oleh 37 pasien Covid-19. Sedangkan Asrama Haji di Semarang ditempati 78 orang, Ambon 75 orang, DI Yogyakarta 69 orang, Gorontalo 57 orang, dan Lombok 35 orang. “Total di delapan asrama haji ada 1.054 pasien," kata Saiful.

4. Vaksinasi 1 Juta Per Hari

Pemerintah memastikan agar proses vaksinasi berjalan baik untuk dapat mencapai target satu juta dosis per hari pada bulan ini. "Saya minta Kemenkes, Pemprov, TNI, dan Polri menentukan titik-titik sentra vaksinasi yang akan terus beroperasi sampai 31 Desember 2021 disertai kapasitas vaksinasi harian dan jumlah tenaga vaksinator tersedia,” kata Menteri Luhut Binsar Panjaitan.

Dia meminta Kemenkes agar mengerahkan mahasiswa kedokteran tingkat akhir meningkatkan jumlah tenaga vaksinator. “Saat ini masih banyak titik-titik yang beroperasi hanya 2 hingga 3 minggu saja, hal ini menyebabkan capaian vaksinasi harian mengalami fluktuasi,” jelas dia.

5. Anggaran Kesehatan Naik Jadi Rp193 Triliun

Indonesia menaikkan anggaran kesehatan menjadi Rp193 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan peningkatan anggaran kesehatan tersebut dilakukan menyusul terjadinya lonjakan Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat.

Pagu anggaran untuk bidang kesehatan akan ditingkatkan menjadi Rp193,93 triliun, setelah Rp172 trilliun dan kemudian naik lagi menjadi Rp182 triliun. "Jadi terjadi kenaikan yang sangat tinggi di bidang kesehatan,” kata Sri Mulyani dalam keterangan pers secara virtual usai sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin.

Anggaran kesehatan tersebut, antara lain untuk membiaya upaya penelusuran kasus Covid-19, tes, dan perawatan pasien, serta insentif tenaga kesehatan, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan pengadaan 53,91 juta dosis vaksin.

Sri Mulyani menyatakan bakal melakukan pengalihan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung anggaran kesehatan dan pemberian bantuan sosial. "Dalam Sidang Kabinet ini telah disepakati akan ada refocusing tahap selanjutnya ini untuk membiayai adalah Rp26,2 triliun, plus Rp6 triliun yang berasal dari Transfer Keuangan Dana Desa (TKDD)," kata dia.

Anggaran yang rencananya dipotong atau dialihkan di antaranya perjalanan dinas, paket rapat atau meeting, belanja jasa, pembangunan gedung kantor, pengadaan kendaraan dan peralatan atau mesin. Pemerintah tidak akan memotong belanja untuk pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19, belanja penanganan bencana, belanja operasional kementerian/lembaga, belanja pegawai, dan belanja 'multiyears contract'.

6. Bantuan Sosial Dicairkan Pekan Ini

Presiden Joko Widodo meminta seluruh program pemberian bantuan sosial dapat disalurkan pada pekan ini untuk membantu masyarakat di tengah PPKM Darurat. Presiden meminta percepatan pencarian bantuan sosial khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) segera diberikan.

Bantuan sosial lain dari pemerintah yakni Kartu Sembako juga akan diberikan kepada 18,8 juta dari sebelumnya hanya 15,93 juta penerima. Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dan bantuan kuota internet bagi pelajar dan tenaga pendidik sebanyak 27,67 juta penerima juga akan diberikan pada bulan ini.

"Untuk bansos ini, bantuan kuota internet penerima yang terdiri dari siswa, mahasiswa, tenaga pendidik, guru, dan dosen akan tetap diberikan," kata Sri Mulyani.

Pada pelaksanaan PPKM Darurat, pemerintah juga telah menetapkan untuk memperpanjang diskon listrik kepada 32,6 juta pelanggan. "Diskon listrik ini akan diperpanjang yang tadinya enam bulan menjadi sembilan bulan, berarti ini sampai dengan bulan September," jelas dia.

Sementara, bantuan dalam program Kartu Prakerja untuk 2,8 juta peserta dapat diberikan pada bulan Juli dan Agustus. Menkeu memastikan insentif bagi berbagai kelompok usaha akan diberikan sebagai upaya pemerintah membantu memulihkan ekonomi perusahaan.

"Hal ini merupakan upaya membantu untuk memulihkan kondisi perusahaan maupun meningkatkan konsumsi masyarakat seperti pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dan juga untuk insentif bagi pembayaran pajak karyawan yang ditanggung pemerintah," jelas dia.

7. Rumah Sakit Darurat

Kementerian Kesehatan mencatat jumlah pasien Covid-19 yang dirawat meningkat hingga 3,5 kali lipat dari 23 ribu pasien menjadi 81 ribu dalam lima minggu terakhir.

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, kenaikan kasus tersebut dipicu oleh mobilitas masyarakat yang tinggi dan diperburuk oleh munculnya kasus Covid-19 dengan varian Delta. Pemerintah terus menambah kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU dengan mendirikan rumah sakit darurat, mengubah Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi ruang isolasi pasien, serta mendirikan tenda-tenda darurat.

Sekretaris Jenderal Persi Lia Partakusuma mengatakan upaya tersebut belum cukup membendung beban yang dihadapi rumah sakit saat ini. Lia mengatakan kondisi rumah sakit di Pulau Jawa sudah hampir penuh pada Senin (5/7).

Menurut Lia, banyak tenaga kesehatan terinfeksi Covid-19 meski telah divaksin dua kali. “Bahkan ada tenaga kesehatan yang positif terinfeksi, tapi belum sampai dua minggu beristirahat sudah diminta masuk kembali karena tenaga yang ada tidak cukup,” kata dia.

Selain itu, pelayanan rumah sakit terhadap pasien Covid-19 tidak lagi maksimal dan berdampak pada meningkatnya tren kematian. Indonesia melaporkan 555 kasus kematian akibat Covid-19 pada Minggu, yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi.

Sebuah koalisi masyarakat sipil bernama LaporCovid-19 juga mencatat telah terjadi 265 kasus kematian pasien Covid-19 di luar rumah sakit sepanjang Juni hingga 2 Juli 2021.

Penggagas LaporCovid-19 Irma Hidayana mengatakan para pasien meninggal saat menjalani isolasi mandiri, saat berupaya mencari fasilitas kesehatan, ketika menunggu antrean di IGD rumah sakit, serta tidak mendapatkan oksigen.

“Tidak semua orang melaporkannya ke LaporCovid-19, media sosial, atau diberitakan media massa. Kami mengkhawatirkan, hal ini merupakan fenomena puncak gunung es,” kata Irma kepada Anadolu Agency. * Sumber: Anadolu Agency

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)