LANGIT7.ID, Jakarta - Ada cara pantau dan melaporkan kejadian
banjir di Jakarta lewat aplikasi JAKI. Kondisi ini memudahkan masyarakat yang terdampak bencana di musim hujan ini.
Banjir kerap kali membuat warga terkendala beraktivitas, baik korban yang terendam genangan air atau mereka yang sekadar kesulitan akses menuju tempat tujuan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan layanan yang memungkinkan masyarakat mengecek kondisi perkembangan banjir dan potensinya.
Lebih lengkapnya, cara pantau banjir Jakarta lewat aplikasi JAKI.
Baca Juga: 18 Kelurahan di Jakarta Terendam Banjir, 820 Pompa Dikerahkan1. Langkah pertama, untuh aplikasi JAKI di Google Play Store untuk Android dan App Store (iPhone). Setelah terinstal, buka aplikasi JAKI dan login akun
2. Selanjutnya, di laman utama, klik menu 'Lainnya'
3. Pilih opsi 'Pantau Banjir'
4. Jika sudah, klik 'Peta Pemantauan Banjir' yang menampilkan informasi titik lokasi banjir di Jakarta berbasis wilayah RT. Dalam laman ini terdapat pula informasi mengenai ketinggian air di bandungan, termasuk statusnya, yakni siaga, waspada, atau normal
5. Anda juga bisa memilih opsi 'Dashboard Pemantauan Banjir' yang menampilkan informasi ketinggian air di pos pengamatan.
Selain memantau, masyarakat juga bisa melaporkan banjir yang melanda wilayahnya di aplikasi JAKI. Berikut caranya.
1. Jika sudah login aplikasi JAKI, klik ikon kamera untuk akses menu 'Lapor'
2. Dalam menu kamera itu terdapat opsi jenis laporan, yakni 'Privat/Rahasia' dan 'Publik/Terbuka'
3. Sertakan foto kondisi banjir, lalu pilih kategori 'Banjir'
4. Tambahkan deskripsi dan informasi lengkap titik lokasi banjir dan klik tombol 'Simpan'.
(bal)