LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren
Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau
Aa Gym mengatakan kebahagiaan diberikan Allah SWT hanya kepada orang yang
qanaah, bukan pada hamba yang banyak keinginan. Sifat qanaah adalah merasa cukup atas segala nikmat yang Allah SWT berikan.
"Bukan keberlimpahan rezeki atau banyak, tetapi cukup. Hati bahagia itu tidak pada banyaknya, tetapi pada cukupnya. Banyak orang belum tentu merasa cukup tetapi yang cukup, sudah pasti cukup. Banyak itu tidak jelas, tetapi cukup itu terukur," jelas Aa gym dalam Kajian MQ Pagi yang diikuti Langit7, Selasa (11/10/2022).
Baca juga: Aa Gym: Muslim Wajib Memupuk Sifat Wara' untuk Kukuhkan AgamaDari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash bahwa Rasulullah SAW bersabda,
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ
"Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rezeki yang secukupnya dan Allah menganugerahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezeki yang Allah berikan kepadanya." (HR: Muslim).
Menurut Aa Gym, manusia yang diberikan perasaan cukup merupakan orang yang terhormat. Sebab, ia tidak mengidam-idamkan apa yang ada di tangan orang lain, terlebih meminta-minta.
Dia melanjutkan, banyak orang yang kaya tetapi tidak mempunya jiwa qanaah di hatinya. Sehingga tidak pernah merasa cukup dalam hidup. Hal demikian merupakan salah satu ciri orang yang diperbudak dengan apa yang diangan-angankan.
Baca juga: Stres Mikir Masa Depan, Aa Gym: Cara Atasinya Sederhana"Kalau ingin tahu orang yang diberikan bahagia oleh Allah SWT itu bukan orang yang banyak uang, tetapi yang dia diberikan cukup batinnya. Puas dengan pemberian Allah dan dia tidak memusingkan hal-hal terbaru seperti handphone. Dia tidak sibuk dengan barang-barang keluaran terbaru atau dia tidak sibuk dengan merek karena dia perlunya segitu," katanya.
Kesimpulan Aa Gym, hati yang tidak memiliki jiwa qanaah tetap tidak bahagia. Sebab, ia akan selalu menginginkan sesuatu terus menerus.
"Ciri orang yang bekal qanaah itu sangat bisa membedakan antara perlu dan ingin. Kalau ingin ini nafsunya banyak. Bukan tidak boleh punya keinginan, tetapi di sana ada nafsu. Kalau orang yang qanaah itu, dia puas dan cukup dengan apa yang Allah berikan," pungkas Aa gym.
Baca juga: Akhir Tahun Momen Tafakur untuk Jadi Lebih Baik, Berikut Tips dari Aa Gym(est)