LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendakwah dan pendiri
Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau
Aa Gym menyebut ada dua sifat yang dapat menjaga dan menghancurkan agama.
Menurut Aa Gym,
wara' adalah sifat yang dapat menjaga agama. Sifat wara' adalah sikap berhati-hati terhadap hal-hal yang mempunyai potensi keburukan. Artinya dari sifat ini maka seseorang akan dapat memilih jalan yang baik juga
maslahat.
Baca juga: Stres Mikir Masa Depan, Aa Gym: Cara Atasinya SederhanaSementara sifat yang dapat menghancurkan agama adalah ketamakan. Aa Gym lantas menjelaskannya melalui kisah Al Hasan Al-Bashri saat ditanya oleh Sayyidina Ali Bin Abi Thalib terkait sifat wara' dan
tamak.
"Suatu saat Sayyidina Ali Bin Abi Thalib masuk ke dalam Masjid Jami di Basrah. Banyak yang memberi ceramah lalu beliau ke majelisnya Al Hasan Al-Bashri bertanya 'Hai pemuda saya akan bertanya kepadamu jika engkau dapat menjawab, aku izinkan engkau mengajar di sini. Tetapi kalau tidak, engkau tidak boleh mengajar di sini'," ujar Aa Gym dikutip dari YouTube Aa Gym Official, Jumat (7/10/2022).
Al Hasan Al-Bashri yang relatif masih muda menjawab, "Silahkan bertanya sekehendak,". Lalu, Sayyidina Ali bertanya apakah yang dapat mengukuhkan agama?'
Al Hasan pun menjawab, "Wara' yakni orang yang sangat hati-hati menjaga diri dari yang harus
haram juga dari yang syubhat,"
Baca juga: Aa Gym: Kerugian dalam Bisnis, Anggap sebagai KeuntunganLalu apakah yang dapat merusak agama?' tanya Sayyidina Ali.
Kemudian, Al Hasan menjawab, "Tamak rakus".
Mendengar jawaban itu, Imam Ali pun mempersilahkan Hasan untuk mengajar. "Silahkan engkau mengajar, sepertinya engkaulah yang dapat memberikan
ceramah kepada orang lain,".
Dari cerita di atas, Aa Gym menyimpulkan, bahwa orang yang akan selamat agamanya adalah yang memiliki sifat wara'.
Pendakwah asal Bandung ini pun menyarankan untuk memupuk sifat berhati-hati dengan tidak menggunakan sesuatu yang bukan haknya. Sebab, tambahnya, apa pun yang kita lakukan, baik atau buruk, Allah SWT akan melihat ada balasannya kelak.
Sementara, sifat tamak sendiri pernah diingatkan oleh Rasulullah SAW dalam salah satu hadist.
Baca juga: Akhir Tahun Momen Tafakur untuk Jadi Lebih Baik, Berikut Tips dari Aa GymDari Ka'ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.” (HR Tirmidzi, Ahmad).
"Karena serigala paling makan kambing, tidak mungkin ditelan semuanya. Kenyang dia, tetapi manusia tamak dikasih satu bukit emas tidak akan puas, dia akan cari bukit yang lain baru berhenti ketika dijejali tanah," pungkas Aa Gym.
(est)