Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Mulai dari memberikan pendidikan yang terbaik, kesehatan, keterampilan untuk jalan anak menuju kesuksesan.
Co-founder PPA (Pola Pertolongan Allah) Institute, Ustaz Sonny Abi Kim mengatakan ada dua perjalanan dalam diri yang bisa dipilih, yaitu kesenangan dan ketenangan.
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym mengatakan dalam kehidupan tidak semua sesuai dengan keinginan, karena Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi hambaNya.
Konsultan Syari'ah, Ustaz Faisal Abdul Aziz Arbi menyebut ada dua syarat utama untuk mendapatkan kebahagiaan yang dijanjikan oleh Allah SWT pada hamba-Nya.
Menurut Ustaz Luky, hal yang harus diperhatikan bagi para jomblo adalah menanamkan pola pikir tentang kebahagiaan itu sendiri. Sebab, lanjutnya, definisi kebahagiaan setiap orang berbeda-beda.
Pendakwah, Ustaz Ahmad Jauharuddin mengatakan kebahagiaan seseorang terletak pada bagaimana ia mengatur serta bermuhasabah pada dirinya, baik dalam perkara kecil maupun besar.
Hal yang lumrah bila orang tua bermimpi melihat anak dapat tumbuh bahagia. Tak heran jika orang tua mencurahkan segala upaya agar anak tumbuh terlindungi, berharga, dan dicintai.
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym mengajak umat Islam untuk mengedepankan hidup dengan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), jika ingin bahagia lahir dan batin.
Pimpinan Majelis Munajat Fuzhla Indonesia, Ustaz Muhammad Muslih Aziz mengatakan sikap lebih mementingkam kebahagiaan orang lain daripada diri sendiri merupakan hal yang bagus, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan.