LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap
orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Mulai dari memberikan
pendidikan yang terbaik, kesehatan, keterampilan untuk jalan anak menuju kesuksesan.
Tapi, pernahkah para orang tua bertanya pada diri sendiri, apakah Sahabat sudah membesarkan anak untuk menjadi bahagia? Mengutip About Islam, berikut beberapa cara membesarkan anak yang bahagia.
Baca juga: 6 Ayat Al-Quran Tentang Parenting, Pondasi Bangun Keluarga Qurani
1. Mulai dari bahagia dengan diri sendiri
Orang tua yang bahagia cenderung memiliki anak yang bahagia. Sedangkan anak dari orang tua yang mengalami
depresi akan dua kali lebih rentan menderita depresi.
Salah satu hal terbaik yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah memperhatikan kondisi
emosional untuk kesehatan emosi anak. Sahabat bisa meluangkan waktu untuk beristirahat dan relaksasi sambil memelihara hubungan dengan pasangan.
2. Beri anak tanggung jawab
Kebahagiaan bergantung pada perasaan apa yang kita lakukan penting dan dihargai oleh orang lain. Beri anak kontribusi unik bagi keluarga sejak usia diri. Semakin besar harga dirinya, karena turut berperan dalam keluarga, maka semakin besar dia menjadi bahagia.
Misal anak Anda tipe yang senang kerapihan dan tata ruang apik, Sahabat dapat memberinya tugas sederhana seperti mengatur meja makan. Atau bila anak tipe yang ngemong, Sahabat bisa memberinya peran menjaga atau menghibur adiknya saat Anda sedang mengerjakan pekerjaan rumah.
3. Beri banyak waktu bermain
Tak bisa dipungkiri anak-anak sekarang memiliki jadwal yang terlalu banyak dan padat. Sehingga waktu luang untuk mereka bermain sangat terbatas.
Baca juga: Ustaz Adi Hidayat: Childfree Sudah Ada Sejak Zaman JahiliyahAgar anak bahagia dengan hidupnya, sebagai orang tua sebaiknya beri anak waktu bermain lebih banyak baik itu di dalam maupun luar ruangan.
Meski waktu bermain tidak hanya main-main, namun hal ini sangat penting untuk membantu anak-anak tumbuh dan belajar.
Permainan tidak terstruktur membantu anak-anak belajar bagaimana bekerja dalam kelompok, berbagi, bernegosiasi, menyelesaikan konflik, mengatur emosi dan perilaku mereka, dan berbicara untuk diri mereka sendiri.
4. Biarkan anak untuk memilih
Anak-anak memiliki sedikit kendali atas hidup mereka. Mereka terus-menerus diberitahu ke mana harus pergi, apa yang harus dilakukan, dan apa yang harus dimakan.
Agar anak merasa bahagia, kurangi kendali orang tua dalam mengatur hidup mereka. Biarkan anak-anak Anda memilih pakaian mereka. Izinkan mereka memilih menu makan malam tiap pekannya dan tanyakan kelas apa yang ingin diambil.
5. Ajarkan anak untuk membangun hubungan
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang paling bahagia memiliki lebih banyak orang dalam hidup mereka dan hubungan yang lebih dalam dengan orang-orang itu.
Baca juga: Tips Pengasuhan ala Nabi Yusuf, agar Anak Tangguh Hadapi Masalah HidupAjarkan anak untuk membangun hubungan. Itu bisa dimulai dengan mendorong anak untuk melakukan tindakan kebaikan kecil untuk membangun empati.
6. Banjiri anak dengan cinta tanpa syarat
Masa kanak-kanak dipenuhi dengan coba-coba, sebab terkadang anak-anak ingin mengambil risiko. Karena itu, biarkan anak untuk mencoba segala hal.
Saat anak-anak tahu bahwa orang tuanya mencintai dan mendukung apa pun yang terjadi, mereka cenderung mengambil risiko yang sehat. Anak akan tumbuh percaya diri dan bijak dalam mengambil setiap keputusan.
Karena anak-anak tahu, orang tuanya selalu ada untuk mereka, baik atau buruk dan itu membuat buah hati Anda bahagia.
7. Jadikan rumah bukan tempat tinggal
Jika rumah Anda berantakan, anak-anak cenderung tidak ingin memiliki teman. Menjaga segala sesuatunya tetap rapi dan pada tempatnya memberi anak perasaan damai dan puas.
Baca juga: Orang Tua Arsitek Peradaban, Harus Didik Anak Jadi Manusia TerbaikNamun, bukan berarti hal itu mengubah Anda sebagai orang tua menjadi kompulsif. Sebab, kenyamanan adalah bagian besar dari kebahagiaan.
Ciptakan rumah bagi anak-anak, bukan sekedar tempat tinggal. Rumah yang nyaman untuk mereka merasa bebas untuk berlari, melompat, menjadi kotor, dan sesekali menjadi jorok di rumah mereka sendiri, baik sendiri atau bersama teman main.
8. Limpahkan dengan kasih sayang
Tunjukkan kasih sayang fisik kepada anak Anda dengan pelukan, ciuman, gosokan punggung, dan gelitik perut. Sentuhan memiliki kekuatan untuk menghilangkan stres dan meningkatkan mood.
Kemudian, buat anak-anak Anda bergerak karena menghadapi tantangan fisik memberikan perasaan pencapaian yang positif.
(est)