LANGIT7.ID, Jakarta - Parfum adalah wewangian yang fungsinya mengharumkan tubuh, baju, atau ruangan. Namun, terkadang parfum yang dipakai sering tidak tahan lama.
Ada sejumlah titik penggunaan
parfum yang perlu diperhatikan agar wanginya tetap awet. Merujuk dari Mind Body Green, Selasa (11/10/2022) berikut 7 spot penyemprotan parfum.
Titik-titik nadiMenurut pendiri by/rosie jane, Rosie Johnston alasan fungsional orang cenderung mengoleskan parfum pada titik-titik nadi karena kulit di bagian itu sangat tipis.
Baca juga: Ingin Pakaian Tampak Awet, Begini Cara MerawatnyaRosie mengatakan titik-titik tersebut lebih dekat dengan darah dan panas tubuh. Di mana kehangatan tubuh menjadi perantara dalam menyebarkan aroma.
Hindari menggosok pergelangan tangan Umumnya banyak orang yang kemudian menggosok pergelangan tangan, setelah disemprotkan parfum. Padahal kebiasaan ini justru membuat aromanya hilang.
Semprotkan setelah mandi Semprotkan
parfum tepat setelah mandi dengan kondisi badan sudah kering, karena uap membantu menyebarkan aroma. Selain itu, setelah mandi kulit menjadi bersih dan bebas dari keringat serta minyak berlebih.
Semprot pada pakaianMenyemprotkan parfum pada pakaian dipercaya dapat bertahan lebih lama daripada di kulit. Sebab, pada kulit terdapat keringat dan minyak alami yang menumpuk dan membuat aroma parfum cepat hilang.
Baca juga: Jenama Parfum Lokal Ini Suguhkan Wewangian Ketenangan AlamPilih eau de parfumAda dua label parfum yang biasanya dipasarkan, yakni eau de toilette (EDT) dan eau de parfum (EDP). Pada EDP memiliki konsentrasi minyak wangi yang lebih tinggi (sekitar 25 persen), yang membuatnya biasanya lebih kuat dan tahan lama. Sementara EDT, memiliki minyak wangi 15 persen sehingga sering disukai untuk aplikasi yang lebih ringan dan lebih lapang.
Hindari menggunakan parfum kadaluwarsaKetika parfum kadaluwarsa, maka sebagian besar aromanya telah menguap dan tidak akan bertahan lama di kulit. Selain itu, menggunakan parfum dengan kondisi tersebut tidaklah bagus.
(sof)