LANGIT7.ID, Jakarta -
Persik Kediri memberikan bantuan dan menawarkan pendampingan layanan psikologis bersama Ikatan Psikolog Olahraga (IPO) kepada korban
tragedi Kanjuruhan.
Dua perwakilan pemain, Arthur Irawan dan Dany Saputra, turun langsung memberikan bantuan tersebut kepada para korban.
"Selain memberikan bantuan, kami juga datang membawa tim psikolog yang akan membantu para korban nantinya," ujar Arthur Irawan dilansir laman resmi Liga 1, Kamis (13/10/2022).
Persik juga menggelar doa bersama di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (6/10/2022) lalu. Persik memahami bahwa para korban juga masih terkena dampak psikologis, sehingga memutuskan memberikan bantuan langsung dan bantuan layanan psikis.
Baca Juga: Komnas HAM Pegang Video Kunci Tragedi Kanjuruhan"Kami yakin para korban juga sangat membutuhkan dukungan setelah mengalami kesedihan yang mendalam karena kehilangan keluarga ataupun belum pulih psikis dan mentalnya pasca kejadian kemarin," katanya.
Arthur Irawan berharap kehadiran psikolog dapat membantu penguatan kepada korban maupun keluarga. Layanan psikologis juga berkolaborasi dengan para relawan yang telah ditunjuk Arema FC.
"Sesuai komunikasi dengan pihak manajemen Arema FC, nantinya bersama psikolog lainnya yang ada di posko, diharapkan para psikolog ini juga akan turun langsung ke korban," ucap pemain berposisi sebagai bek kiri ini.
Manajemen Persik Kediri telah memutuskan untuk meliburkan seluruh aktivitas tim selama penundaan kompetisi. Pemain akan diliburkan selama sembilan hari terhitung mulai Senin (10/10/2022) ini.
Pelatih kepala Persik Kediri Divaldo Alves berharap penundaan kompetisi ini bisa membuat sepak bola Indonesia lebih maju pasca Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada pekan ke-11 selepas pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).
"Saya tahu ini situasi yang tidak mudah dan saya juga melihat kemarin mereka tetap fokus bekerja keras berlatih. Saya berharap sepak bola di Indonesia bisa cepat bangkit lagi usai tragedi di Kanjuruhan kemarin" harapnya.
(bal)