Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lesti Kejora Maafkan Rizky Billar, Bisakah Pelaku KDRT Jera?

ummu hani Ahad, 16 Oktober 2022 - 18:00 WIB
Lesti Kejora Maafkan Rizky Billar, Bisakah Pelaku KDRT Jera?
Laporan kasus KDRT Rezky Billar dicabut istrinya, Lesty Kejora. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Penyanyi dangdut, Lesti Kejora akhirnya memutuskan untuk mencabut laporan kasus KDRT Rizky Billar. Anak adalah alasan utama dia memaafkan sang suami.

"Alasannya anak saya, karena mau bagaimanapun suami saya bapak dari anak saya dan beliau juga sudah mengakui perbuatan dan meminta maaf pada saya dan keluarga bapak saya," ujar Lesti, dikutip Langit7.id, Ahad (16/10/2022).

Lantas, apakah pelaku kekerasan dapat benar-benar berubah?

Baca Juga: Hindari KDRT dengan 5 Cara Ini, Jaga Emosi Tetap Stabil

Melansir dari The Hotline, pelaku kekerasan bisa saja berubah tapi persentasenya sangat rendah. Saat pelaku kekerasan dalam keadaan terpojokan, mereka akan menunjukkan potensinya untuk berubah.

Menurut penulis Kathryn Robinson di blog The National Domestic Violence Hotline, orang memiliki kapasitas untuk berubah. Namun mereka harus sangat ingin dan berkomitmen pada semua aspek perubahan untuk mulai perubahan.

Faktanya, komitmen lebih mudah diucapkan daripada direalisasikan. Pelaku kekerasa dapat berubah dengan proses konseling yang panjang.

Perlu diketahui, Anda tidak bisa berharap seseorang dapat berubah karena orang lain. Pelaku kekerasan tidak dapat dengan mudah berubah, meski dirinya mengetahui banyak orang tercinta disekitarnya.

Kendati demikian, pelaku kekerasan yang berubah dapat dengan mudah dikenali. Tak hanya sekadar mengakui kesalahan dan meminta maaf, berikut tanda-tanda pelaku kekerasan benar-benar berubah.

1. Mengakui sepenuhnya apa yang telah mereka lakukan
2. Mengidentifikasi pola perilaku pengendalian yang mereka gunakan
3. Mampu mengidentifikasi sikap yang mendorong perilaku kekerasan mereka
4. Tidak menuntut pujian atas perbaikan yang telah mereka lakukan
5. Mengembangkan perilaku hormat, baik, dan suportif
6. Mengubah cara mereka menanggapi kemarahan dan keluhan pasangan (atau mantan pasangan)
7. Mengubah cara bertindak dalam konflik yang memanas
8. Menerima konsekuensi dari tindakan mereka. Ini termasuk tidak mengasihani diri sendiri tentang konsekuensinya serta tak menyalahkan pasangan atau anak-anak.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)