Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 11 Februari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Faank Ungkap Wali Terinspirasi Dakwah Lewat Musik dari Sang Kiai

Muhajirin Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:08 WIB
Faank Ungkap Wali Terinspirasi Dakwah Lewat Musik dari Sang Kiai
Para personel Band Wali yang merupakan alumni Pesantren (foto: Instagram/@walibandofficial)
LANGIT7.ID, Jakarta - Tak banyak band yang didirikan oleh santri hingga bisa eksis di dunia hiburan tanah air. Salah satunya adalah Wali Band, seluruh personelnya adalah alumni pesantren.

Ada Farhan Zainal Muttaqin (Faank) dan Aan Kurnia (Apoy) dari Pesantren La Tansa, Pandeglang, Banten. Ihsan Bustomi (Tomi) jebolan Pesantren Al-Fatah Muhajirun, Lampung. Hamzah Shopi (Ovie) lulusan Pesantren Al-Hikmah Annajiyah, Bogor.

Wali pertama kali dibentuk pada 31 Oktober 1999 dengan nama Fiera. Hingga 2007, band ini mengalami era baru dengan berganti nama menjadi Wali Band. Mereka berhasil masuk dunia rekaman melalui label Nagaswara.

Baca Juga: Berkunjung ke Pesantren di Cirebon, Charly Van Houten Akui Pernah Jadi Santri

Faank yang menjadi vokalis Band Wali menjadi sosok yang paling banyak dikenal. Pria kelahiran Kota Sukabumi, 20 Mei 1979 itu Sudah menjadi santri sejak lulus dari sekolah dasar.

“SMP saya ke Darussalam Ciamis, pesantren di sana tiga tahun. Saya dekat dengan Kiai gara-gara musik. Kiai saya jago main gitar dan jago bikin lagu. Lagunya khusus pesantren,” kata Faank saat diwawancarai Melanie Subono di kanal YouTube-nya, dikutip Selasa (18/10/2022).

Sosok Kiai yang dimaksud Faank adalah KH. Dr. Fadil Yani Ainusyamsi. Faank banyak berinteraksi dengan Kiai Fadil untuk membicarakan musik. Terutama menggunakan musik sebagai wadah untuk berdakwah.

Baca Juga: Menengok Dapur Rekaman Nasyid Gontor, Dakwah Santri Lewat Karya Seni

“Pas Tsanawiyah, saya kenal dengan Kiai. Beliau manggung, waktu itu rambutnya masih gondrong main gitar. Ini anak Kiai main gitar, lagunya lagu rock, tapi masih bisa berdakwah,” kata Faank.

Setelah lulus dari Darussalam Ciamis, Faank hijrah ke Pesantren La Tansa, Pandeglang, Banten. Di pesantren ini, dia bertemu dengan Apoy. Keduanya mengembangkan bakat musik dari pesantren tersebut.

“Sama Apoy itu ketemu di Pesantren waktu SMA. Masuk UIN (Syarif Hidayatullah Jakarta), terusin nge-band,” kata Faank.

Faank menceritakan, awal mula berkarir di dunia industri musik sama sekali tidak berfikir untuk berdakwah. Namun, seiring berjalannya waktu, pecinta musik Tanah Air justru melabeli Wali Band sebagai band religi. Itu karena banyak lagu bernuansa Islam dan selalu merilis album saat Ramadhan.

Baca Juga: Aksi Kiai Gontor Gebuk Drum dalam Pentas Seni di Unida

“Setelah album terbentuk, album keluar, orang tau Wali alumni pesantren, setiap Ramadhan kita ngeluarin album. Masyarakat bilang ini band religi. Tiba-tiba begitu. Itu jadi beban. Tiba-tiba digerakkan, mulailah dari situ buat lagu-lagu berhubungan dengan dakwah,” kata Faank.

Sejak saat itu, Faank membawa Wali Band dikenal luas masyarakat. Pada 2008, Wali merilis album ‘Orang Bilang’ dengan single andalan ‘Dik’. Setahun kemudian, Wali meluncurkan album kedua berjudul ‘Cari Jodoh’.

Tidak hanya sukses di Indonesia, banyak lagu Wali dibuat versi bahasa Inggris oleh musisi luar, Fabrizio Faniello, dan berhasil sukses di Eropa. Pada tahun-tahun berikutnya, Wali secara konsisten mengeluarkan album baru bernuansa Islami.

Baca Juga: Tak Lagi Tampil Seksi, 5 Eks JKT48 Putuskan Berhijab

Pada 2009, Wali mengeluarkan album ‘Ingat Sholawat’, 2011 ada album ‘Aku Bukan Bang Toyib’, pada 2012 mengeluarkan album ‘3 in 1’, pada 2015 album ‘Doain Ya Penonton’, dan pada tahun sama mengeluarkan album ‘Ngantri Ke Sorga’.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 11 Februari 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
12:10
Ashar
15:25
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan