LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI,
Dede Yusuf, mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Mochamad Iriawan dari Ketua Umum PSSI. Pernyataan itu disampaikan Dede Yusuf menanggapi laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang meminta PSSI bertanggung jawab terkait Tragedi Kanjuruhan.
"Pimpinan tertinggi di Indonesia itu namanya presiden bukan FIFA. Ketika presiden (
Jokowi) bisa berbicara kepada FIFA untuk tidak memberikan sanksi, presiden pun bisa bicara kepada FIFA agar PSSI ini sebaiknya diganti," kata Dede dalam keterangannya, dikutip Rabu (19/10/2022).
Baca Juga: TGIPF Ungkap Upaya Pihak Kepolisian Ganti Rekaman CCTVLegislator Fraksi Partai Demokrat itu menuturkan bahwa pihak kepolisian, TNI, hingga PT LIB selaku pengelola liga sudah ditemukan yang bersalah dan menjadi tersangka. Kini, tinggal dari
PSSI yang bertanggung jawab.
Menurut Dede, jika hasil temuan TGIPF adalah seyogyanya agar Ketum PSSI dan para Exco mundur, maka hal itu perlu dilakukan. "Nah yang belum kan pimpinan paling atas, pihak paling atas ini kan adalah pimpinan cabang olahraga yaitu PSSI,"
"Kalau temuannya sudah dikatakan oleh Pak Mahfud Md bahwa ini adalah (Ketum) PSSI harusnya mundur, ya menurut saya karena ini bencana kemanusiaan ya semua harus tanggung jawab. Namanya adalah tanggung renteng tanggung jawab," lanjut Dede menerangkan.
Baca Juga: Jokowi: Stadion Kanjuruhan Bakal Diruntuhkan dan Dibangun UlangSeperti diketahui, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan meminta Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengundurkan diri. Hal itu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas tragedi maut di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
"Dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang," kata Ketua TGIPF Mahfud Md dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (14/10/2022).
Baca Juga:
Laporan TGIPF: PSSI Tak Awasi Keamanan di Stadion Kanjuruhan
TGIPF Sebut PSSI Tidak Jalankan Tugas dan Kewajibannya
TGIPF Minta Ketum dan Exco PSSI Mengundurkan Diri(asf)