Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Be Bold and Modest Itu Soul-nya Jenahara

Dwitisya Rizky Desindatika Rabu, 07 Juli 2021 - 07:00 WIB
Be Bold and Modest Itu Soul-nya Jenahara
Jenahara Nasution dalam balutan blus print koleksi Signature Jenahara, Saudade. Foto Jenahara Nasution
LANGIT7.ID - Berdiri sejak 2011, Jenahara kian memantapkan diri sebagai label busana pengusung modesty atau kesantunan. Diambil dari nama sang desainer, Jenahara Nasution, rumah mode besutan anak bangsa ini tidak hanya tersohor di Tanah Air, tapi juga harum di mancanegara.

Jenahara (bersama Dian Pelangi, Ria Miranda dan Vivi Zubaedi) pernah tampil di London Modest Fashion Week 2018 atas permintaan penyelenggara, Heute-Elan, sebuah perusahaan e-commerce di Inggris. Rupanya pasar mode London sudah mengenal nama-nama itu, tapi belum pernah menyaksikan mereka tampil bersama di panggung peragaan busana.

Setahun kemudian, koleksi Jenahara lolos kurasi Jakarata Fashion Week untuk diterbangkan ke Korea Selatan mengikuti Seoul Fashion Kode pada 14-19 Maret di ibu kota negeri gingseng itu.

Penggemar Jenahara tentu tidak asing lagi dengan desain dan gaya potongannya: longgar tapi chic, garis sederhana, tegas sekaligus edgy, cenderung menghadirkan warna matang dan corak yang berani namun harmonis. Tipe busana juga beragam, tak hanya gaun panjang, tapi juga celana wide leg hingga jaket linen, terlihat anggun dengan sentuhan maskulin dan tak akan merepotkan pemakainya.

Seperti apa gagasan Jenahara Nasution di balik corak desainnya? Berikut petikan wawancara dengan Langit7.id awal pekan ini.

Apa yang mendasari Anda membuka label sendiri? Murni passion atau ada alasan lain?

Keinginan untuk menjadi seorang desainer itu memang sudah terbangun sejak aku umur 3 tahun. Kebetulan Mama juga seorang fashion designer dan beliau tuh seneng banget ajakin aku ke acara fashion show, termasuk fashion show-nya beliau, ke toko bahan dan toko alat jahit, sampai akhirnya aku berpikir “okay, this is my future”.

Aku bener-bener yakin dan mantap untuk seriusin ini. Setelah lulus SMA aku ambil sekolah fashion. Dan apa ya.. aku benar-benar, kalau istilah orang Jawa tuh bilangnya “ngawakin”,

Aku ngerasa muslim fashion or modest fashion itu sangat menarik, karena (menyaksikan) perubahan kultur dari aku kecil sampai besar dan sampai sekarang kan kelihatan banget perubahannya Dulu konsepnya masih sangat konvensional, dan sekarang tuh akhirnya berubah jadi kontemporer dan aku merasa senang bisa menjadi bagian dari perkembangan fashion muslim di Indonesia.

Konsep desain busana apa yang Jenahara tawarkan kepada publik? Terutama terkait Line "Be Bold and Modest"?

"Be Bold and Modest" memang jadi soulnya Jenahara. Karena dari awal ketika membuat brand didasari oleh konsep busana muslim yang simplify gaya sangat konvensional zaman dulu.

Inginnya simpel tapi tetap modern. Makanya dari awal aku bikin brand ini, aku selalu menawarkan produk Jenahara itu easy to wear, yang pakai ga harus orang berhijab. Bahkan orang ga berhijab tapi ingin tampil modest juga bisa. Its all about mix and match. Ini yang penting dan memang kuncinya di situ.

Aku merasa apa yang aku tawarkan sesuai dengan perkembangan zaman. Kita nggak bisa pungkiri kalau Indonesia is the biggest muslim market in the world, dan makin ke sini muslimahnya juga semakin memiliki pemikiran modern, dalam artian mengikuti perkembangan jaman tapi tidak sampai membuka hijab.

Itu mereka artinya masih percaya dengan believe-nya. Buat aku ini jadi sesuatu yang unik, dan ke situ sebenarnya market Jenahara menyasar.

Kita ingin empower perempuan yang berhijab atau tidak berhijab tapi ingin tampil modest, bahwa produk-produk kita bisa jadi suatu statement mereka untuk tampil lebih percaya diri. Apa pun karirnya, bahkan untuk ibu rumah tangga sekalipun, tapi tetap ada unsur modernnya.


"Bold" macam apa yang ditawarkan?

Bold di sini artinya buat Jenahara sendiri, lebih berani untuk menampilkan sesuatu yang berbeda dari yang lain, kita percaya bahwa setiap brand itu punya “DNA” yang membedakan brand yang satu dengan yang lain.

Dari setiap koleksi yang kita keluarkan, dalam warna sekalipun, kita bawa monokrom, edgy, clean cut, rapih, dan itu sudah jadi value yang selalu ditawarkan oleh Jenahara. Bold itu yakni kita selalu menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda.

Di IG resmi Jenara, busana yang ditampilkan cukup beragam. Ada celana, atasan hingga dress panjang. Tipe audiens apa yang disasar?

Jenahara itu selalu menyasar ke orang-orang seperti working mom atau wanita karir yang punya segudang kewajiban di rumah atau pun pada pekerjaannya. Sebenarnya kita ini menyasar orang-orang yang ingin praktis dalam berbusana tapi tetap tampil stylish.

Jadi bisa dibilang Jenahara itu lahir dari pengalaman pribadi aku, refleksinya ke diri aku, karena aku juga termasuk wanita karir, punya tiga orang anak dan selalu dituntut cepat dalam melakukan berbagai hal.

Aku ngerasa kalau berbusana (seringkali) ribet, sedangkan ada banyak hal yang harus aku lakukan, melakukan berbagai macam keputusan besar di dalam hidup. Jadi nggak (bisa ribet), aku butuh sesuatu simplicity. Nah, akhirnya itu terefleksi ke brand Jenahara.

Harapannya brand kita bisa mendukung perempuan untuk menjalankan aktivitas. Tapi nggak menutup kemungkinan juga sebagian market adalah ibu rumah tangga, karena buat aku menjadi full time mom juga adalah pekerjaan yang luar biasa.

Intinya, aku senang sekali kalau produk-produk aku dipakai oleh perempuan-perempuan yang ingin tampil lebih percaya diri dan merasa ingin lebih berdaya dengan apa pun yang mereka lakukan.


Selama ini apa sumber inspirasi desain Jenahara ? Jenis bahan yang menjadi pilihan utama? Adakah tipe bahan khusus yang selalu hadir, dan sejauh mana Jenahara melakukan eksplorasi bahan?

Buat aku tuh sumber inspirasi Jenahara dari mana aja sih. Ketika aku bangun tidur, terus aku lihat hp, buka-buka internet, lagi dengar musik, buka pinterest, atau misal lagi ngobrol di kafe terus melihat ada orang lain di depan aku yang gayanya unik, semua itu bisa memunculkan ide atau inspirasi.

Tapi mostly inspirasi Jenahara itu datang dari musik, karena kebetulan bokap tuh seorang musisi, jadi kita dari kecil tuh dididik untuk belajar musik, dan aku benar-benar dijejali berbagai ensiklopedia musik, mulai dari blues, progressive rock, jazz, bahkan alternatif rock, hingga punk.

Aku merasa, gila ya perkembangan musik, dan seiring dengan perkembangan fashion juga tren saat itu, (dua) hal yang nggak akan bisa terpisahkan. Selalu menjadi topik menarik yang selalu ingin aku gali. Setiap aku ingin mencari ide, aku kadang suka dengerin musik dulu, karena itu benar-benar membuka cakrawala inspirasi.

Kalau bahan-bahan yang digunakan, mostly kita menggunakan bahan yang nyaman dan adem untuk dipakai. Balik lagi ya it’s the modest brand, baju kita banyak yang tertutup jadi kita selalu perhatikan bahan-bahan mana yang bisa menyerap keringat, adem saat dipakai, bahkan nyaman untuk mix n match, karena produk kita banyak yang digunakan bertumpuk.

Mostly bahan-bahan yang kita pakai yakni katun, linen. Kayak sekarang kita banyak eksplorasi bahan jeans, crepes. Kita memakai berbagai jenis bahan tapi tetap memperhatikan kenyamanannya.

Bisakah diceritakan mengenai Jenahara Signature Collection "Saudade" yang terlihat mengusung teknik perwarnaan tekstil khusus?

Untuk konsep Saudade (perasaan nostalgia mendalam diiringi perasaan melankolia berkepanjangan-red) sendiri sebenarnya tidak ada teknik pewarnaan khusus, karena koleksinya adalah print. Tapi memang ada cerita dibalik print tersebut, itu adalah lukisan yang dibuat oleh saya dan tim, di mana kita ingin mengekspresikan apa yang kita rasakan, jadi ekspresinya berupa lukisan abstrak. Ia menggambarkan perasaan dari setiap tim dan apa saya rasakan, kemudian kita tulis di situ.


Pernyataan, "Ladies speak your mind if your voice shakes. Don't subscribe to extreme forms of modesty, be your own beauty intelligence and energy. Be fierce and unapologetic, always". Itu menyiratkan kegelisahan Anda?

Sebetulnya waktu aku menulis itu, aku merasa bahwa kalau aku itu orang yang jejeg sih sama apa pun yang aku lakukan. Thats why it reflects dengan apa pun yang aku kerjakan atau yang aku desain, dan apa pun yang akan menjadi sebuah karya.

Seperti yang tadi aku bilang kalau aku suka sesuatu yang edgy, potongan tegas dan bold. Dan itu sebenarnya refleksi cara aku bicara dan mengambil sebuah keputusan, karena aku gak suka plin plan.

Aku ingin (sampaikan kepada) perempuan khususnya, biasanya perempuan kalau ingin menyampaikan sesuatu suka tersirat. Buat aku kenapa harus tersirat kalau kita bisa ngomong terus terang.

Buat aku setiap perempuan punya keunikan, kecerdasan dan energinya sendiri-sendiri. Jadi jangan pernah takut sama apa pun yang pengen kamu presentasikan ke dunia. Mungkin ribetnya jadi perempuan karena kita hidup di negara yang sangat patriarki, jadi banyak hal yang ga boleh dilakukan dan tabu untuk diomongin.

Tapi bagi aku it's fine selama hal-hal yang patut diperjuangkan dan dibicarakan adalah sifatnya persamaan hak misalnya.

Terakhir, bagaimana Jenahara Nasution melihat sosok wanita muslimah di Indonesia. Pemikiran apa yang ingin disampaikan kepada wanita Indonesia terutama kaum mudanya?

Bagi aku pada akhirnya kita sebagai manusia bukan soal bagaimana pemikiran kita. Maksudnya kita berhak untuk punya pemikiran a, b, c ,d, e,f,g, tapi buat aku (yang penting) kita bisa menyadari apa pun yang kita pikirkan ujungnya pada tindakannya seperti apa.

Jadi ketika kita sudah punya bentuk pemikiran kita juga harus belajar memikirkan setiap konsekuensi yang diambil dari tindakan tersebut. Jadi aku ingin kita menjadi perempuan-perempuan muslimah yang selalu sadar sih dengan apa pun yang kita lakukan, dan jangan pernah takut mengambil sebuah langkah, apalagi langkahnya membuat sebuah perubahan baik.

Dan aku merasa perempuan indonesia harus dikuatkan, memang harus didukung from woman to woman, karena beban kita banyak , apalagi buat negara ini. Nggak usah ngomongin dulu ke agama, beban buat negara ini aja udah banyak banget gitu.

Sejatinya kita sebagai seorang perempuan, punya anak, kita sudah punya tanggung jawab besar, apalagi sebagai muslimah, yang mana tanggung jawabnya ke suami, orang tua kita, anak-anak kita, ke saudara-saudara, teman-teman kita, jadi banyak rules dalam hidup ini yang kita harus jaga.

Semoga ke depan apa pun pelajaran yang kita dapatkan di hidup ini membuat kita jadi lebih dewasa dalam melangkah dan mengambil setiap keputusan.

(Foto-foto: Jenahara Nasution)

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)