LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah klub Liga 1 mendorong diselenggarakannya
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dan meminta Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan beserta jajarannya mundur. Arema FC sejalan dengan dorongan banyak pihak yang menginginkan perbaikan sepak bola Indonesia.
"Arema FC berduka, 135 korban bukanlah hanya angka tetapi adalah nilai tak terhingga yang harus hilang akibat kecintaan pada klub Arema FC. Tak seharusnya kami diam melihat hilangnya nyawa akibat cinta yang besar pada klub ini," ungkap Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana dilansir laman resmi klub, Rabu (26/10/2022).
Arema FC terus mendorong investigasi yang jelas. Singo Edan juga mengehndakinya adalanya keadilan bagi para korban.
Baca juga: Klub-Klub Liga 1 Dorong PSSI Gelar KLB dan Minta Iwan Bule Cs Mundur"Sikap kami sangat jelas, kami berharap investigasi yang komprehensif dan pengusutan secara tuntas agar tragedi ini dapat diungkap secara terang benderang sehingga korban mendapatkan keadilan yang sepenuhnya," tambahnya.
"Arema FC mendukung total perbaikan, pembenahan dan proses transformasi sepak bola Indonesia yang saat ini bersama-sama sedang dilakukan. Tujuannya satu, agar sepak bola Indonesia lebih baik dan tidak ada lagi nyawa yang hilang akibat sepak bola," katanya.
Gilang juga meminta dukungan dan doa atas proses hukum yang saat ini masih berjalan.
"Kami memohon doa dan dukungan moril atas proses hukum yang kini berjalan, semoga terusut tuntas dan berujung pada rasa keadilan secara obyektif," tuturnya.
Baca juga: Resmi, Persis Solo Layangkan Surat ke PSSI untuk Segera Digelar KLBArema FC terus berusaha dan berupaya untuk melanjutkan program tanggap darurat dalam proses pemulihan korban baik melalui bantuan santunan, bantuan pendidikan, pendampingan hukum dan penanganan trauma.
Terkait masa depan sepak bola Indonesia, Arema FC juga dengan tegas berada dalam gerakan untuk mendorong perbaikan sepak bola nasional.
“Kami mendukung percepatan transformasi sepakbola Indonesia untuk segera menghasilkan roadmap atau jalan terbaik perbaikan masa depan sepakbola Indonesia baik secara jangka pendek ini dan bertahap secara jangka panjang nantinya," kata Gilang.
(sof)