LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa’adi menilai bahwa dakwah di Indonesia terus berkembang hingga saat ini. Menurut dia, perkembangan dakwah tak lepas dari peran ormas-ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.
Dia menyebut, perkembangan dakwah juga berlandaskan atas komitmen kebangsaan dan kemajuan umat. Kedua hal tersebut memiliki korelasi dalam mejaga kedaulatan bangsa Indonesia.
Hal ini diungkapkan Zainut saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) di Asrama Haji Pondok Gede.
Baca Juga: Wamenag Zainut Tauhid Sebut Pesantren Tempat Paling Aman“Komitmen kebangsaan dan kemajuan umat harus menjadi nafas perjuangan seluruh ormas Islam di Tanah Air. Umat Islam adalah satu umat dan apa pun perbedaannya, umat Islam tetap terikat dalam persaudaraan keislaman, dan persaudaraan kebangsaan,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10/2022).
Dia menuturkan, diperlukan adanya sinergi antara umat Islan dan ormas-ormas Islam. Ini bertujuan untuk menguatkan dakwah di Tanah Air, sebab dakwah adalah tugas mulia guna membangun umat dan bangsa.
“Untuk hal tersebut, semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah bashariyah diharapkan menjadi platform bersama semua ormas Islam dalam melakukan dakwah dan pembangunan umat,” jelasnya.
Wamenag menyampaikan, dakwah merupakan kegiatan estafet antargenerasi yang harus berjalan terus meski menghadapi tantangan dan kesulitan yang besar. Karena dakwah adalah jawaban atas permasalahan umat yang terjadi pada masa kini dan mendatang.
Baca Juga: 6 Tanda Hati Tergolong Rusak Menurut Islam“Untuk mencapai tujuan dan hasil dakwah yang optimal, organisasi dakwah dituntut untuk melakukan pembenahan pada aspek resources, baik aspek sumber dana maupun SDM-nya, karena dakwah Islamiyah harus dilakukan secara sistematis, tidak secara sporadis,” lanjutnya.
Menurut dia, di era digital kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, para mubaligh dan da'i dituntut menguasai teknologi digital, terampil menggunakan media sosial, dan dapat memanfaatkannya untuk kemajuan dan keluasan jangkauan dakwah. Tak luput, Wamenag turut mengapresiasi kiprah LD PBNU dalam dakwah, pendidikan, dan gerakan sosial kemasyarakatan.
“Saya berharap ke depan LD PBNU terus menggelorakan dan membumikan Islam moderat, bukan hanya di Indonesia bahkan di dunia,” tuturnya.
(zhd)