LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia pernah membangun sebuah masjid di wilayah Kabul, kota penting bagi Afghanistan. Masjid yang diberi nama As Salam, berarti perdamaian. Lokasinya berada di kawasan Indonesian Islamic Center (IIC), daerah Ahmad Shah Baba Mina.
Pendirian Masjid As Salam berjalan lancar atas kerja sama KBRI Kabul dengan NECDO (Noor Educational and Development Organization). Peresmian dimulainya pembangunan masjid berlangsung di gedung Fatiha, berjarak 500 meter dari lokasi pembangunan Masjid As Salam enam tahun silam.
Tak hanya masjid, pemerintah Indonesia juga membangun poliklinik, perpustakaan dan penginapan. Semua gedung di kawasan IIC itu dibangun oleh Indonesia di atas lahan seluas 10 ribu hektare, yang dihibahkan oleh pemerintah Afghanistan.
BACA JUGA: Masjid Biru Afghanistan dan Mitos Keberadaan Merpati Putih SaljuIIC sendiri memiliki visi untuk mendorong penyebaran Islam yang rahmatan lil alamin. Selain itu, mendorong munculnya rekonsiliasi perdamaian di Afghanistan melalui jalur diplomasi. Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp4,5 miliar untuk membangun masjid di lokasi tersebut pada 2014.
Masjid As Salam merupakan bangunan pertama yang diselesaikan dari rangkaian pengembangan kawasan IIC yang diresmikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan, Anshory Tadjuddin pada Juni 2015. Masjid ini dapat menampung 2.500 jamaah.
Selain sebagai sarana ibadah, Masjid As-Salam juga berfungsi sebagai madrasah. Anak-anak di sekitar masjid belajar agama Islam dari Imam Masjid yang didatangkan pemerintah Afghanistan.
(bal)