LANGIT7.ID, Jakarta - Ada keutamaan
dzikir pagi 'ash-bahnaa ala fithrotil islam' merupakan salah satu sunnah Nabi SAW. Bacaan dzikir dilafalkan satu kali di waktu pagi.
Bacaan dzikir ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Ad Darimi, dan Ibnus Sunni. Melansir aplikasi Dzikir Pagi Petang-Sunnah dari Hensa Tekno berikut Bacaan dzikir pagi tersebut:
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَAsh-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin.
Baca Juga: Bacaan Dzikir Pagi Ringan: Subhanallahi WabihamdihiArtinya: "Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik."
Pendakwah, Ustadz Abu Yahya Bardru Salam, Nabi SAW berdoa kepada Allah SWT agar umat Islam mendapat berkah di pagi hari. Karena itulah momen tersebut menjadi waktu terbaik untuk berdzikir.
"Dalam sebuah hadist riwayat Abu Dawud, Rasulullah menyebutkan keutamaan dzikir pagi," kata Ustadz Abu Yahya dalam channel YouTube Rodja TV, Jumat (3/11/2022).
Dalam hadist tersebut, Nabi SAW bersabda: "Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat subuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail. Dan duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah mulai dari (waktu) sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak." (HR Abu Dawud).
(bal)