Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home masjid detail berita

Gapai Syafaat Rasulullah dengan Baca Sayyidul Istighfar di Pagi dan Petang

esti setiyowati Jum'at, 12 Desember 2025 - 15:33 WIB
Gapai Syafaat Rasulullah dengan Baca Sayyidul Istighfar di Pagi dan Petang
Ilustrasi berdzikir. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sayyidul Istighfar atau penghulu istighfar adalah bacaan dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon ampunan kepada Allah Ta'ala. Amalan ini dianjurkan untuk dibaca pada pagi dan sore hari.

Sayyidul istighfar memiliki keutamaan besar bagi setiap Muslim yang membacanya dengan keikhlasan dan keyakinan.

Baca juga: Redaksional Istigfar Rasulullah SAW dan Sayyidul istigfar

Bila membacanya di pagi atau siang hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal sebelum waktu sore, dia dijanjikan termasuk penghuni surga.

Begitu juga bila sayyidul istigfhar dibaca sore atau malam hari, lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka amalan ini akan mengantarkannya ke surga.

Dalam hadist dari Syaddad bin Aus diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, telah dijelaskan bahwa Rasulullah pernah bersabda.

"Siapa yang membaca sayyidul istighfar di sore hari, lalu ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Berlaku bagi mereka yang membaca sayidul istighfar di pagi hari, lalu wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga."

Baca juga: Jangan Lupa Baca Tasbih dan Sayyidul Istighfar di Pagi Hari

Sayyidul Istighfar: Huruf Arab, Latin, dan Artinya

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani. Wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘udzu bika min syarri ma shana‘tu. Abu’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abu’u bidzanbi. Faghfirli. Fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

Baca juga: Amalkan Sayyidul Istighfar, InsyaAllah Dapat Jaminan Masuk Surga

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)