LANGIT7.ID, Solo - Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang akan digelar di Solo akan didahului dengan acara World Peace Forum (WPF) ke-8, mulai tanggal 17-18 November 2022.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan WPF ke-8 digelar menjelang perhelatan
Muktamar Muhammadiyah.“Acara WPF ke-8 ini diselenggarakan atas kerjasama antara PP Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Surakarta, CDCC (Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations), dan The Cheng Ho Multi Culture Education Trust,” kata Abdul Mu’ti dalam konferensi pers, Jumat (4/11/2022).
Baca juga: Muhammadiyah Bawa Isu Rezimentasi Paham Agama hingga Xenophobia ke Muktamar 48WPF ke-8 ini merupakan kelanjutan dari WPF terdahulu, sejak WPF ke-1 (2006) hingga WPF ke-7 (2019).
Semua tema dan diskusinya difokuskan pada upaya membangun budaya dialog antaragama bagi terciptanya perdamaian, keadilan dan kesejahteraan global.
WPF ke-8 akan dihadiri Ketua MPR RI Bapak Bambang Soesetyo, Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, bersama beberapa tokoh dunia terkemuka seperti Dr. Katherine Marshall (Vice President of the G-20 Interfaith Association).
Kemudian, Dr. Muhammad Al-Issa (Secretary General of Muslim World League), YB Tuan Muhammad bin Sabu (Former Minister of Defense of Malaysia), Judge Dr Muhamed Abdelsalam (Secretary General of Muslim Council of Elders), dan Rev. Laurent Basanese (Vatican’s Pontifical council for Interreligious Dialogue).
Baca juga: Muktamar 48 Muhammadiyah Siap Digelar di Solo, Ini Agendanya“WPF ke-8 ini akan dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama di dunia,” ungkap Chairman of World Peace Forum (WPF) Din Syamsuddin.
(sof)