Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Hukum Meletakkan Barang di Atas Mushaf Al-Quran

Muhajirin Sabtu, 05 November 2022 - 14:45 WIB
Hukum Meletakkan Barang di Atas Mushaf Al-Quran
Mushaf Al-Quran (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Mushaf Al-Qur'an terkadang diletakkan sembarangan. Bahkan tak jarang, mushaf Al-Qur'an ditumpuk dengan benda atau buku lain. Lalu bagaimana hukum meletakkan barang di atas mushaf Al-Qur'an?

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, menjelaskan, meletakkan barang di atas mushaf Al-Qur’an bukan sesuatu yang diharamkan namun bertentangan dengan adab.

Dia menjelaskan, jika barang yang diletakkan itu bukan barang yang hina, maka seseorang tidak masuk dalam kategori menghinakan Al-Qur’an. Artinya, tidak diharamkan. Akan tetapi, tindakan itu bertentangan dengan adab.

Baca Juga: Cara Baca Al-Quran sebagai Obat Penyakit Hati dan Jiwa

“Buku biasa ditaruh di atas Al-Qur’an berarti kurang adab, tetapi bukan haram karena buku ini bukan sesuatu yang menjadikan Al-Qur’an itu hina,” kata Buya Yahya di Al-Bahjah TV, Sabtu (5/11/2022).

Berbeda jika barang yang diletakkan di atas mushaf Al-Qur’an adalah barang hina, seperti menaruh kotoran. Itu sudah masuk dalam perbuatan syirik. “Jadi, selama ini yang dibahas oleh ulama tentang adab dan tatakrama, itu kisahnya antara Al-Qur’an nempel dengan sesuatu,” ujar Buya Yahya.

Sementara, masalah batas menaruh barang di atas mushaf Al-Qur’an juga masuk dalam kategori adab yang kurang baik. Misal dalam lemari tempat penyimpanan buku, rak Al-Qur’an ditempatkan di bawah rak buku-buku lain. Namun, tingkatan adab dalam hal ini lebih ringan ketimbang menaruh secara langsung.

Baca Juga: Melalui Alquran, Farhan Muhammadi Bertemu Raja Maroko

“Ini adalah mushaf Al-Qur’an, apakah kau tega diletakkan seperti ini? bukan masalah haram. Kecuali, kita meletakkan dengan merendahkan, ‘Dia bukuku, karanganku, aku taruh di atas Al-Qur’an, karena ini lebih bagus’. Karena dia menganggap lebih bagus daripada Al-Qur’an,” ujar Buya Yahya.

Sebenarnya, kata dia, seseorang yang mengagungkan Al-Qur’an tidak mungkin menaruh barang di atas kitab suci umat Islam tersebut. Apalagi menaruh Al-Qur’an paling bawah. Itu gerakan reflek orang yang mengagungkan Al-Qur’an.

“Kalau anda menganggap itu sesuatu yang berharga, mau tidak mau anda akan pilihkan tempat yang terbaik, istimewa untuk Al-Qur’an,” pungkas Buya Yahya.
Rus

Baca Juga: Dilarang Sembarangan, Begini Cara Perlakukan Al-Quran yang Rusak


(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan