LANGIT7.ID, Jakarta -
Mushaf Al-Qur'an terkadang diletakkan sembarangan. Bahkan tak jarang, mushaf Al-Qur'an ditumpuk dengan benda atau buku lain. Lalu bagaimana hukum meletakkan barang di atas mushaf Al-Qur'an?
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon,
Buya Yahya, menjelaskan, meletakkan barang di atas mushaf Al-Qur’an bukan sesuatu yang diharamkan namun bertentangan dengan adab.
Dia menjelaskan, jika barang yang diletakkan itu bukan barang yang hina, maka seseorang tidak masuk dalam kategori menghinakan Al-Qur’an. Artinya, tidak diharamkan. Akan tetapi, tindakan itu bertentangan dengan adab.
Baca Juga: Cara Baca Al-Quran sebagai Obat Penyakit Hati dan Jiwa“Buku biasa ditaruh di atas Al-Qur’an berarti kurang adab, tetapi bukan haram karena buku ini bukan sesuatu yang menjadikan Al-Qur’an itu hina,” kata Buya Yahya di Al-Bahjah TV, Sabtu (5/11/2022).
Berbeda jika barang yang diletakkan di atas mushaf Al-Qur’an adalah barang hina, seperti menaruh kotoran. Itu sudah masuk dalam perbuatan syirik. “Jadi, selama ini yang dibahas oleh ulama tentang adab dan tatakrama, itu kisahnya antara Al-Qur’an nempel dengan sesuatu,” ujar Buya Yahya.
Sementara, masalah batas menaruh barang di atas mushaf Al-Qur’an juga masuk dalam kategori adab yang kurang baik. Misal dalam lemari tempat penyimpanan buku, rak Al-Qur’an ditempatkan di bawah rak buku-buku lain. Namun, tingkatan adab dalam hal ini lebih ringan ketimbang menaruh secara langsung.
Baca Juga: Melalui Alquran, Farhan Muhammadi Bertemu Raja Maroko
“Ini adalah mushaf Al-Qur’an, apakah kau tega diletakkan seperti ini? bukan masalah haram. Kecuali, kita meletakkan dengan merendahkan, ‘Dia bukuku, karanganku, aku taruh di atas Al-Qur’an, karena ini lebih bagus’. Karena dia menganggap lebih bagus daripada Al-Qur’an,” ujar Buya Yahya.
Sebenarnya, kata dia, seseorang yang mengagungkan Al-Qur’an tidak mungkin menaruh barang di atas kitab suci umat Islam tersebut. Apalagi menaruh Al-Qur’an paling bawah. Itu gerakan reflek orang yang mengagungkan Al-Qur’an.
“Kalau anda menganggap itu sesuatu yang berharga, mau tidak mau anda akan pilihkan tempat yang terbaik, istimewa untuk Al-Qur’an,” pungkas Buya Yahya.
Rus
Baca Juga: Dilarang Sembarangan, Begini Cara Perlakukan Al-Quran yang Rusak(jqf)