LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menyampaikan generasi muda harus lebih berperan aktif dalam berbagai upaya mengatasi dampak perubahan iklim melalui pendekatan budaya. Menurut dia, Indonesia dinilai mampu mempengaruhi dunia melalui kebudayaan.
"Catatan sejarah kita memperlihatkan bahwa manusia mampu mempengaruhi dunia melalui kebudayaan yang dikembangkan dengan berbagai cara, termasuk mengubah pola pikir dan perilaku," ujar Lestari dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).
Lestari juga mengajak semua pihak mendengarkan suara generasi muda, serta melibatkan mereka secara aktif dalam berbagai upaya mengatasi dampak perubahan iklim.
"Ketidakpercayaan aktivis lingkungan belia dari Swedia, Greta Thunberg terhadap COP27 dalam menyelamatkan lingkungan, harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa banyak yang harus dibenahi dalam upaya memperbaiki lingkungan," katanya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan dengan upaya perbaikan lingkungan yang menyeluruh, diharapkan mampu mengubah penilaian generasi muda, untuk mengajak mereka berperan dalam seluruh aksi menghadapi perubahan iklim.
"Apalagi dalam beberapa tahun mendatang, negara-negara di dunia memiliki jumlah generasi muda yang sangat besar," ujarnya.
Baca Juga: Solusi Hadapi Anomali Iklim dan Kelangkaan PanganDia menilai saat itu generasi muda bukan hanya punya kesempatan, tetapi juga menentukan arah ke mana sesungguhnya dunia ini akan dibawa.
“Kebudayaan sebagai pondasi sekaligus cara yang senantiasa menempatkan manusia pada kedudukan tertinggi dapat dimanfaatkan untuk menyatukan langkah bersama,” katanya.
Lestari juga menilai melalui kebudayaan di nusantara yang luhur, alam kerap diberi tempat yang layak dalam keseharian, dan sampai saat ini bumi dianggap sebagai “ibu” pemberi kehidupan bagi setiap makhluk.
"Indonesia memiliki upaya kearifan lokal atau 'local wisdom' yang telah digunakan sejak beberapa abad lalu agar selamat dari dampak perubahan iklim," imbuhnya.
"Sudah saatnya kita kembali mengangkat, memperkenalkan, dan menjelaskan inti dari kearifan lokal tersebut kepada seluruh anak bangsa di Indonesia khususnya, agar kita dapat bersama-sama merawat bumi kita," ujarnya.
Lestari berharap setiap upaya yang ditujukan untuk mengatasi dampak perubahan iklim global, harus berujung pada penyelesaian yang betul-betul fundamental, bukan mengedepankan solusi simptomatik semata.
(zhd)