LANGIT7.ID - , Jakarta - Tren Pemutusan Hubungan Kerja (
PHK) perusahaan teknologi dunia kini menjadi isu hangat. Mulai dari
Twitter hingga
Microsoft, memutuskan untuk memecat karyawannya dengan berbagai alasan, salah satunya menjaga kestabilan keuangan.
Berikut beberapa raksasa teknologi yang melakukan PHK massal terhadap karyawannya yang sudah Langit7.id rangkum dari berbagai sumber, Rabu (9/11/2022).
Baca juga: Eks Karyawan Twitter Gugat Elon Musk Terkait PHK Massal
1. Twitter
Twitter melakukan PHK sebanyak 50 persen dari seluruh karyawan atau sekitar 3.700 orang pada (4/11/2022). Keputusan PHK ini dilakukan setelah
Elon Musk mengakuisisi Twitter.
Terkait keputusan ini, Musk mengaku sudah berkonsultasi dengan para penasihat dan petinggi lainnya mengenai proses PHK tersebut. Di antaranya adalah Presiden The Boring Company, Steve Davis dan Antonio Gracias, anggota dewan komisaris Tesla.
Musk menuntut pemotongan biaya dan menerapkan etos kerja baru yang agresif di seluruh Twitter. Selain itu, Musk juga mengarahkan tim Twitter menghemat biaya infrastruktur tahunan hingga 1 miliar dollar AS atau Rp15,6 triliun.
2. Meta
Induk
Facebook, Instagram, dan WhatsApp, Meta Platforms Inc melakukan PHK massal, Rabu (9/11/2022). Adapun karyawan yang terdampak akan diberikan pesangon empat bulan gaji.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sumber Daya Manusia Meta, Lori Goler. Sementara itu, CEO
Mark Zuckerberg telah menyatakan, kepada ratusan eksekutif, ia bertanggung jawab atas kesalahan langkah perusahaan dan optimismenya yang berlebihan tentang pertumbuhan sehingga menyebabkan kelebihan staf.
Sayangnya, tak disebutkan berapa banyak karyawan yang terkena PHK massal ini. Diketahui, Meta memiliki lebih dari 87.000 karyawan pada akhir September 2022.
Baca juga: Meta Mulai PHK Massal Hari Ini, Pesangon Empat Kali Gaji
3. Snap
Snap, perusahaan yang mengembangkan dan menjalankan Snapchat, memotong sekitar 20 persen dari 6.400 tenaga kerjanya pada Agustus 2022. PHK diumumkan karena harga saham Snap jatuh lebih dari 80 persen pada 2021.
PHK ini dilakukan terhadap beberapa departemen yang membangun aplikasi mini dan game, serta karyawan di pemetaan sosial Zenly (perusahaan yang diakuisisi Snap pada 2017).
4. Intel
Intel berencana melepaskan ribuan karyawan untuk memotong biaya. PHK ini diharapkan akan meningkatkan penjualan serta kelompok pemasaran perusahaan.
Menurut laporan Bloomberg jatuhnya pasar penjualan PC hanya mengalami sedikit kebangkitan kecil selama era Covid-19. Ini memaksa Intel untuk mengambil keputusan PHK.
Baca juga: Susul Twitter, Meta Bakal PHK Massal Karyawannya Pekan Ini
5. Microsoft
Microsoft memberhentikan hampir 1.000 karyawan menurut laporan Axios. Perusahaan PHK pekerja di berbagai tingkatan, tim, di berbagai bagian dunia.
“Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami secara teratur dan membuat penyesuaian struktural yang sesuai. Kami akan terus berinvestasi dalam bisnis kami dan mempekerjakan di area pertumbuhan utama di tahun mendatang,” kata Microsoft dalam sebuah pernyataan kepada Axios.
(est)